3 Pembalap yang Diprediksi Bakal Saling Sikut Rebut Gelar Juara MotoGP 2026
PARUH kedua musim ajang balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP 2026, diprediksi bakal menyajikan pertarungan yang jauh lebih sengit dan menegangkan. Sejumlah pengamat serta figur penting di paddock mulai memetakan peta persaingan perebutan takhta juara dunia tahun ini.
Salah satu pandangan menarik datang dari test rider HRC Honda, Aleix Espargaro. Dalam sebuah kesempatan, rider asal Spanyol tersebut membeberkan tiga nama pembalap yang dinilainya paling layak dan berpotensi besar untuk keluar sebagai kampiun, yakni Jorge Martin, Marc Marquez, dan Ai Ogura.
1. Persaingan Ketat
Dinamika klasemen memang sempat mengalami pergeseran yang cukup drastis sepanjang paruh pertama musim berjalan. Aprilia sempat tampil begitu dominan dengan menyapu bersih kemenangan di empat dari lima seri pembuka awal tahun.
Kendati demikian, situasi di jajaran papan atas perlahan berubah akibat inkonsistensi yang dialami beberapa penunggang kuda besi. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) sempat tertinggal jauh akibat serangkaian kesalahan dan nasib buruk yang menimpanya selepas insiden di Balaton Park.
Posisi puncak klasemen sementara hingga kini masih dikuasai oleh pembalap andalan Aprilia Racing, Jorge Martin. Menariknya, Martin tercatat baru mengamankan satu kali kemenangan Grand Prix sepanjang musim 2026 ini, yakni saat seri kelima di MotoGP Prancis.
Meski demikian, Aleix Espargaro menilai rival paling berbahaya bagi sang juara MotoGP 2024 tersebut bukanlah rekan sesama pabrikan Aprilia. Ia justru menunjuk sang juara bertahan Marc Marquez sebagai penantang terkuat untuk perebutan gelar tahun ini.
“Meski Grand Prix Belanda buruk, dia (Marc Marquez) masih sangat dekat untuk memimpin. Bagi saya, saingan terbesar Jorge Martin untuk kejuaraan dunia masih Marc Marquez,” ujar Espargaro saat berbicara kepada media Spanyol, Libertad Digital, dikutip Senin (3/8/2026).
Espargaro menambahkan kebangkitan luar biasa ditunjukkan oleh Marquez yang mampu memenangi tiga dari empat balapan terakhir. Berkat hasil impresif tersebut, jarak poin yang tadinya terpaut hingga lebih dari 100 angka kini terpangkas drastis menjadi kurang dari 20 poin saja dari puncak klasemen.
2. Masuknya Ai Ogura
Selain dua nama teratas tersebut, Espargaro turut memasukkan satu nama pembalap mengejutkan sebagai kandidat ketiga peraih titel. Sosok yang dimaksud adalah pembalap muda berbakat asal Jepang, Ai Ogura.
“Jika saya harus menambahkan nama ketiga, itu adalah Ogura. Saya pikir merekalah yang benar-benar bisa memperebutkan gelar juara,” lanjut Espargaro.
Di sisi lain, perjalanan karier Espargaro sendiri sepanjang tahun 2026 ini harus diwarnai ujian berat akibat masalah cedera fisik. Mantan pembalap pabrikan itu mengalami insiden kecelakaan yang mengakibatkan fraktur pada bagian tulang belakangnya saat menjalani tes privat bersama HRC di Sirkuit Sepang pada bulan April lalu.








