Kisah Tony Gunawan, Legenda Bulu Tangkis Indonesia yang Pernah Juara Dunia Bersama Dua Negara Berbeda

Kisah Tony Gunawan, Legenda Bulu Tangkis Indonesia yang Pernah Juara Dunia Bersama Dua Negara Berbeda

Olahraga | okezone | Rabu, 29 Juli 2026 - 17:08
share

KISAH Tony Gunawan, legenda bulu tangkis Indonesia yang pernah juara dunia bersama dua negara yang berbeda menarik untuk dibahas. Ya, pebulu tangkis asal Surabaya, Jawa Timur ini pernah mencatatkan sebuah prestasi yang sangat luar biasa di dunia tepok bulu.

Bagi para penggemar setia bulu tangkis era 1990-an hingga 2000-an, nama Tony tentu sudah tidak asing lagi. Hal itu tak lepas berkat deretan prestasi gemilang yang pernah ia persembahkan untuk Indonesia.

Sebelum merajai panggung dunia, pebulu tangkis spesialis ganda putra ini sempat menjadi pilar penting Merah Putih dalam meraih medali emas Asian Games 1998 kategori beregu putra. Tidak hanya itu, Tony juga menjadi bagian dari skuad tangguh Indonesia saat merengkuh trofi bergengsi Piala Thomas pada edisi 1998 dan 2000.

1. Puncak Keemasan Bersama Indonesia

Tahun 2000 dan 2001 menjadi lembaran paling bersejarah dalam perjalanan karier profesional Tony Gunawan di bawah bendera Indonesia. Berpasangan dengan Candra Wijaya di Olimpiade Sydney 2000, ia sukses menyabet medali emas setelah menundukkan ganda putra Korea Selatan, Lee Dong-soo dan Yoo Yong-sung, lewat pertarungan ketat tiga gim 15-10, 9-15, 15-7.

Hendra Setiawan bersama Tony Gunawan. (Foto: Instagram/hendrasansan)

Kejayaan tersebut berlanjut pada BWF World Championships 2001, di mana kali ini Tony berduet dengan Halim Haryanto. Tanpa ampun, mereka menghancurkan wakil Korea Selatan lainnya, Ha Tae-kwon dan Kim Dong-moon, dengan skor telak 15-0 dan 15-3 untuk mengamankan gelar juara dunia.

2. Catatan Sejarah yang Belum Terpecahkan

Memasuki tahun 2002, sebuah keputusan besar diambil ketika Tony Gunawan memilih pindah kewarganegaraan ke Amerika Serikat di usia 27 tahun.

 

Selain untuk memberikan ruang regenerasi bagi pemain muda di tengah ketatnya persaingan ganda putra Indonesia, tawaran menarik sebagai pemain sekaligus pelatih di Negeri Paman Sam turut melatarbelakangi kepindahannya.

Meski telah berganti paspor, sentuhan magis Tony di lapangan sama sekali tidak luntur. Terbukti ia kembali mencetak sejarah gemilang pada ajang BWF World Championships 2005.

Tony Gunawan

Berpasangan dengan wakil tuan rumah Howard Bach, Tony secara mengejutkan keluar sebagai juara dunia usai membekuk pasangan Indonesia, Candra Wijaya dan Sigit Budiarto, dengan skor 15-11, 10-15, 15-11. Menariknya hingga saat ini, Tony tetap menjadi satu-satunya pebulu tangkis yang mampu menjadi juara dunia bersama dua negara berbeda.

Topik Menarik