Tips MotionTrade: Kenali Waktu yang Tepat untuk Menjual Reksa Dana

Tips MotionTrade: Kenali Waktu yang Tepat untuk Menjual Reksa Dana

Ekonomi | okezone | Senin, 27 Juli 2026 - 10:58
share

JAKARTA – Bagi investor yang baru memulai berinvestasi, menentukan waktu yang tepat untuk menjual reksa dana mungkin bukan perkara mudah. Tidak sedikit investor yang bingung apakah sebaiknya tetap mempertahankan investasinya atau melakukan penjualan (redemption) untuk merealisasikan keuntungan.

Sebagai salah satu instrumen investasi, reksa dana sebaiknya dijual berdasarkan pertimbangan yang matang, bukan semata-mata karena kondisi pasar sedang berfluktuasi. Menentukan waktu yang tepat untuk menjual reksa dana dapat membantu investor mengoptimalkan hasil investasi sekaligus menjaga agar tujuan keuangan tetap tercapai.

MotionTrade telah merangkum empat kondisi yang dapat menjadi pertimbangan untuk melakukan redemption reksa dana, yaitu:

1. Membutuhkan Dana

Tujuan dari investasi di antaranya adalah menyimpan aset agar tidak habis atau tergerus oleh inflasi. Ketika membutuhkan dana dalam jumlah besar, tidak ada salahnya untuk menjual reksa dana tersebut. Namun, investor belum tentu bisa mendapatkan keuntungan maksimal jika menjual investasi secara mendadak tanpa perencanaan sebelumnya. Meskipun demikian, cara ini jauh lebih mudah dan menguntungkan dibandingkan dengan berutang.

2. Ingin Mengganti Manajer Investasi

Manajer investasi adalah pihak profesional yang bertugas mengelola dana investor sesuai dengan kebijakan investasi yang telah ditetapkan. Apabila kinerja reksa dana dinilai kurang sesuai dengan ekspektasi atau investor menemukan produk lain yang lebih sesuai dengan tujuan investasinya, investor dapat mempertimbangkan untuk beralih ke manajer investasi lain.

Namun, sebelum mengambil keputusan, pastikan untuk mengevaluasi rekam jejak, konsistensi kinerja, serta strategi investasi yang diterapkan oleh manajer investasi tersebut.

3. Kinerja Reksa Dana Menurun

Seperti instrumen investasi lainnya, harga reksa dana juga mengalami pasang surut. Saat terdapat indikasi penurunan harga, keputusan untuk menjual aset tersebut dapat menjadi pilihan. Tujuannya adalah untuk meminimalkan kerugian. Namun, tidak sedikit investor yang tetap mempertahankan investasinya dengan harapan harga kembali meningkat sehingga dapat memperoleh keuntungan.

4. Rebalancing

Rebalancing adalah kegiatan dalam berinvestasi untuk mengubah skema penempatan dana. Untuk melakukan hal tersebut, investor dapat menjual seluruh investasi reksa dana yang dimiliki atau mempertahankan sebagian.

Sebelum melakukan rebalancing, investor perlu melakukan penilaian terhadap potensi keuntungan dari investasi tersebut. Mengingat investasi merupakan produk keuangan yang mengalami fluktuasi, rebalancing yang dilakukan juga belum tentu memberikan keuntungan. Oleh sebab itu, investor perlu mempertimbangkan potensi dan risikonya secara matang.

Nikmati layanan investasi pasar modal dari #MNCSekuritas dengan segera mengunduh aplikasi MotionTrade dan jelajahi seamless experience. Aplikasi MotionTrade dapat diunduh di Google PlayStore dan Apple AppStore dengan link unduh onelink.to/motiontrade MNC Sekuritas, Invest with The Best!

Topik Menarik