WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda

WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda

Terkini | okezone | Kamis, 23 Juli 2026 - 01:05
share

KINSHASA - Wabah Ebola yang diumumkan pada bulan Mei telah menewaskan lebih dari 1.000 orang di Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) dan Uganda, menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Secara keseluruhan, 2.473 kasus virus mematikan ini, termasuk 999 kematian, telah dikonfirmasi di RD Kongo, sementara 20 kasus, termasuk dua kematian, telah tercatat di negara tetangga Uganda, menurut tinjauan WHO pada Rabu (22/7/2026) berdasarkan data resmi dari kedua negara tersebut.

Wabah Ebola ke-17 di RD Kongo diumumkan pada 15 Mei setelah beberapa kematian di Ituri, dan tetap terkonsentrasi di provinsi timur laut yang kaya mineral, yang dilanda oleh kelompok-kelompok bersenjata.

Kasus Ebola, yang menyebar melalui kontak dekat dan cairan tubuh yang terinfeksi, juga telah ditemukan di empat provinsi RD Kongo lainnya.

Kasus yang ditemukan di Uganda sebagian besar adalah warga negara Kongo yang menyeberangi perbatasan, dan negara tersebut mengatakan telah melewati tiga minggu tanpa mencatat kasus baru, demikian dilansir TRT

Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, pekan lalu memperingatkan bahwa wabah tersebut selama sebulan terakhir telah "meluas lebih cepat daripada wabah Ebola sebelumnya".

Meskipun respons telah ditingkatkan, "wabah tersebut masih di luar kendali kita, dan kita masih dalam fase mengejar ketertinggalan," kata Thierno Balde, manajer insiden WHO untuk virus Bundibugyo di RD Kongo, kepada wartawan pada Selasa, (21/7/2026).

Saat ini belum ada vaksin atau pengobatan yang disetujui untuk strain Bundibugyo yang menyebabkan wabah ini.

Namun, WHO telah melaporkan "kemajuan yang menggembirakan", dengan uji coba untuk dua pengobatan potensial, vaksin, dan profilaksis pasca paparan yang sedang berlangsung di lapangan.

Topik Menarik