Mitos atau Fakta: Anak yang Pernah DBD Tidak Akan Terkena Lagi?
ORANG tua masih percaya bahwa anak yang sudah pernah terkena Demam Berdarah Dengue (DBD) tidak akan mengalami penyakit yang sama untuk kedua kalinya. Anggapan tersebut sering membuat sebagian orang tua merasa anaknya sudah memiliki perlindungan setelah sembuh dari DBD.
Namun, apakah anggapan soal anak yang pernah kena DBD tidak akan terkena lagi benar adanya? Ataukah hal itu mitos semata?
1. Anak yang Pernah DBD Tidak Akan Terkena Lagi?
Dokter spesialis anak, dr. Atika Nurmalitasari, Sp.A, dalam acara Morning Zone di Youtube Okezone menjelaskan bahwa DBD disebabkan oleh virus dengue yang memiliki beberapa jenis atau serotipe berbeda. Karena itu, seseorang yang pernah terinfeksi salah satu jenis virus dengue tetap dapat terkena infeksi dari jenis lainnya.
“Mitos banget ya itu. Jadi, DBD itu strain, virusnya itu ada jadi memungkinkan sekali untuk terkena DBD berulang. Siapa tahu hari ini kena yang strain 1, besok 2, 3, 4. Enggak ada yang tahu,” ujar dr. Atika
Menurutnya, infeksi DBD berulang tetap bisa terjadi. Sebab, tubuh tidak selalu memiliki perlindungan terhadap seluruh jenis virus dengue yang ada.
“Prinsipnya adalah masih memungkinkan kalau dia terjadi infeksi berulang,” jelas dr. Atika.
2. Mengapa DBD Bisa Menyerang Lagi?
Penyakit DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Virus ini memiliki beberapa serotipe yang berbeda. Ketika seseorang terkena salah satu serotipe, tubuh akan membentuk antibodi terhadap jenis virus tersebut.
Namun, perlindungan tersebut tidak berarti seseorang menjadi kebal terhadap semua jenis virus dengue. Jika di kemudian hari terkena serotipe berbeda, risiko mengalami DBD tetap ada.
Karena itu, anak yang pernah mengalami DBD tetap perlu mendapatkan perlindungan dari gigitan nyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan. Meski anak sudah pernah terkena DBD, bukan berarti orang tua bisa mengabaikan pencegahan. Langkah seperti menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, membuang barang yang dapat menampung air, serta menjaga kebersihan lingkungan tetap penting dilakukan.










