Nanik Mundur dari Kepala BGN, Hasan Nasbi: Sempat Dirawat di RS

Nanik Mundur dari Kepala BGN, Hasan Nasbi: Sempat Dirawat di RS

Ekonomi | okezone | Rabu, 22 Juli 2026 - 11:52
share

JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menanggapi pengunduran diri Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang pada hari ini.

Hasan mengatakan, pengunduran Kepala BGN memang karena alasan kesehatan. Hasan mengaku Nanik sudah sempat di rawat di rumah sakit sejak satu pekan lalu, dan memang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. 

"Memang saya juga tahu beberapa, seminggu yang lalu kan beliau dirawat di rumah sakit. Saya sempat menengok beliau, dan memang beliau mungkin perlu penanganan yang lebih lanjut soal kondisi kesehatan beliau," ujar Hasan ditemui di Graha Pertamina, Rabu (22/7/2026).

Hasan menjelaskan, sementara ini organisasi BGN tetap berjalan dengan fungsi Wakil Kepala yang masih menjabat. Sambil menunggu pengumuman resmi negara terkait pelantikan kepala yang baru oleh Presiden Prabowo. 

"Jadi sampai sejauh ini kan pimpinan BGN itu ada tiga. Ada satu kepala, dua kepala. Kemarin juga sudah dilantik lima eselon satu kan? Jadi secara organisasi BGN bisa jalan. Kalau untuk pengganti ada atau tidak, kapan diumumkan, itu kita tunggu Pak Mensesneg," tambahnya. 

Sebelumnya, Asisten khusus Presiden Bidang komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan mengumumkan Nanik S Deyang menyatakan mundur sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) karena alasan kesehatan. 

"Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," ujar Dirgayuza dalam keterangannya.

 

Kesempatan berbeda, Nanik juga sempat menyampaikan pesan berpamitan dengan Presdien Prabowo melalui cuitannya di akun sosial resmi miliknya. 

"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu ( 22/7) saya berangkat. Ini bukan karena tidak percaya dokter yg hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," tulis Nanik. 

Nanik menyampaikan maaf kepada Presiden Prabowo karena harus mengajukan pengunduran diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. "Saya sampaikan ke presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," kata dia.
 

Topik Menarik