Harta Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Kena OTT KPK
JAKARTA - Harta Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang kena OTT KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap sembilan orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Solo Raya yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Selain bupati, pihak yang diamankan terdiri atas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo serta pihak swasta.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, sebelum dibawa ke Jakarta, tim penyidik melakukan pemeriksaan awal terhadap 18 orang di Polresta Surakarta.
"Dalam perkembangan rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut, tim melakukan pemeriksaan awal terhadap sejumlah 18 orang di Polresta Surakarta," kata Budi kepada wartawan.
Dari hasil pemeriksaan awal, KPK memutuskan membawa sembilan orang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Berikut harta kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Jumat (10/7/2026).
Berdasarkan LHKPN yang dilaporkan pada 29 Februari 2024 (periodik tahun 2023), total kekayaan Etik Suryani mencapai Rp7.815.328.777. Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan laporan sebelumnya, di mana pada 2022 total hartanya sekitar Rp6,69 miliar.
Harta Etik didominasi oleh aset tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp4.795.000.000.
Ia memiliki enam bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Wonogiri.
Properti-properti ini menjadi penyumbang terbesar dalam LHKPN-nya. Tidak ada catatan utang terkait aset-aset ini, yang menandakan kepemilikan penuh tanpa beban finansial.
Kemudian, pada kategori alat transportasi dan mesin, Etik melaporkan kepemilikan senilai Rp475.000.000.
Rinciannya meliputi:
Toyota Minibus tahun 1980 senilai Rp95.000.000
Toyota Minibus tahun 1977 senilai Rp110.000.000
Toyota Vellfire 2.4 A/T tahun 2010 senilai Rp270.000.000
Harta bergerak lainnya dilaporkan mencapai Rp1.443.300.000, sementara kas dan setara kas sebesar Rp1.102.028.777.
Total ini menjadikan Etik sebagai salah satu kepala daerah dengan kekayaan cukup tinggi di wilayah Jawa Tengah










