Terbangun di Tengah Malam dan Sulit Tidur Lagi, Ini Penjelasan Ahli
JAKARTA - Pernahkah kamu mengalami posisi saat tidur lebih awal dan terbangun pada malam hari tapi tidak bisa tidur lagi setelahnya? Saat kamu mengalami hal tersebut, kamu sering merasa bingung sendiri dan bertanya-tanya mengapa tubuh kamu sulit kembali tidur. Padahal di awal kamu sangat mudah untuk tertidur.
Pakar kesehatan, sleep coach (pelatih tidur) bersertifikat, dan CBT-I, Vishal Dasani dalam unggahan video di akun Instagramnya mengatakan, kondisi tersebut sebetulnya bisa dijelaskan dari mekanisme tidur yang kamu lakukan.
Vishal menyebut, alasan tubuh lebih mudah tidur saat awal karena dorongan tidur cukup kuat yang dirasakan tubuh. Saat kamu membawa tubuh untuk tertidur, tubuh akan merespons cepat hal tersebut dan membuat cepat terlelap.
Namun, saat kamu terbangun tengah malam dan jam tidur kamu belum tercukupi maka tubuh kamu sudah mengisi energi sebagian dari kapasitas tidur yang dibutuhkan.
“Di awal malam dorongan tidur atau sleep pressure kita itu masih sangat kuat. Tapi setelah beberapa jam tidur sleep pressure ini mulai berkurang. Tubuh sudah membayar sebagian kebutuhan tidurnya,” kata Vishal, dikutip Jumat (3/7/2026).
Saat kondisi itu terjadi, tekanan tidur yang terjadi dalam tubuh berkurang, sehingga, upaya untuk tertidur menjadi lebih susah dibandingkan saat awal. Mengapa demikian? Vishal menjelaskan bahwa sistem skardian dalam tubuh mulai aktif dan bergerak ke arah bangun saat kamu terbangun di tengah proses tidur.
Hal itu yang menjadi faktor penyebab mengapa kamu sulit tertidur kembali saat terbangun dini hari atau tengah malam. “Di saat yang sama sistem sirkadian tubuh mulai pelan-pelan bergerak ke arah bangun,” ucapnya.
Ditambah lagi, melatonin dalam tubuh mulai turun dan hormon kortisol mulai naik. Selain itu, otak juga akan mulai berpikir dan bertanya-tanya apa tujuan dari tubuh kamu bangun di tengah proses dan jam tidur yang belum tercukupi.
“Melatonin mulai turun, kortisol mulai naik menjelang pagi, dan tidur menjadi lebih ringan. Tapi, yang sering bikin makin sulit tidur lagi adalah setelah bangun otak mulai berpikir, ‘Kenapa saya bangun lagi ya? Besok gimana? Kalau tidur sekarang masih dapat berapa jam ya?’,” tutur Vishal.
Kondisi tersebut membuat sistem kewaspadaan tubuh menyala dan semakin membuat tubuh sulit untuk tertidur kembali. Hal tersebut membuat tubuh kamu membaca sinyal bahwa tubuh harus waspada dan semakin aktif hingga bagaimanapun kamu berupaya tidur, sinyal tubuh tetap aktif.
“Akhirnya bukan cuma tubuh yang bangun, sistem kewaspadaan juga ikut menyala,” tutur Vishal.










