Timnas Voli Putra Indonesia Juara AVC Cup 2026, Tiap Pemain Diguyur Bonus Rp50 Juta
JAKARTA - Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo, mengapresiasi Timnas voli putra Indonesia yang meraih gelar juara ajang AVC Cup 2026. Menurutnya, gelar juara itu adalah prestasi yang membanggakan dan pantas diberikan bonus Rp 900 juta.
1. Berikan Bonus
Skuad Merah Putih menjadi juara usai menang atas Korea Selatan dengan dengan skor 3-0 (34-32, 25-16, 25-23). Laga itu berlangsung di Veer Savarkar Sports Complex, Amdavad, India, Minggu (28/6/2026),
Imam Sudjarwo mengatakan perjuangan Timnas Voli Putri Indonesia sangat luar biasa sepanjang AVC Cup 2026. Padahal, persiapan yang dilakukan tidak banyak.
“Ini pencapaian yang luar biasa. Tim ini benar-benar luar biasa. Selama saya menjabat Ketua Umum PBVSI selama tiga periode, inilah tim dengan kekompakan dan chemistry terbaik yang pernah saya miliki," kata Imam, dikutip Selasa (30/6/2026).
“Timnas voli putra Indonesia menjadi juara AVC Men's Volleyball Cup 2026 dengan raihan membanggakan seusai mengalahkan negara-negara tangguh seperti Korea,” ujarnya.
PP PBVSI juga memberikan program tali asih kepada pemain, pelatih hingga ofisial masing-masing sebesar Rp 50 juta. Total PP PBVSI merogoh kocek hingga Rp900 juta sebagai bonus kepada para pemain.
“PP PBVSI memberikan bonus kepada para atlet dan pelatih masing-masing menerima Rp 50 juta. Kalau nanti ada tambahan bonus dari pihak lain, tentu kami sangat bersyukur," katanya.
“Untuk saat ini saya belum bisa menyampaikan informasi lebih lanjut. Yang jelas, semoga bonus tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh atlet,” tuturnya.
Sementara itu, Pelatih Timnas voli putra Indonesia, Reidel Alfonso Toiran mengucapkan terima kasih atas atensi yang diberikan PP PBVSI. Ia tidak akan berpuas diri dengan prestasi itu karena akan kembali memoles Timnya Voli Putra Indonesia.
“Saya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemain. Semua menjalankan tanggung jawabnya dengan sangat baik. Kalau ada pemain yang kondisinya kurang fit, kami mencoba melakukan pergantian," katanya.
“Baik pemain muda maupun senior sama-sama memberikan kontribusi sehingga akhirnya kami bisa menjadi juara Asia. Ke depan, saya berharap persiapan Timnas Indonesia bisa lebih panjang agar hasilnya bisa lebih maksimal lagi,” ujar pelatih kelahiran 31 Oktober 1984 itu.









