Resmi Jadi Pelatih Man City, Maresca Sebut Nama Ancelotti, Lippi hingga Guardiola

Resmi Jadi Pelatih Man City, Maresca Sebut Nama Ancelotti, Lippi hingga Guardiola

Olahraga | inews | Selasa, 30 Juni 2026 - 20:35
share

MANCHESTER, iNews.id – Enzo Maresca resmi menjadi pelatih Manchester City dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Dalam momen perkenalannya, dia langsung menyinggung tiga sosok besar yang membentuk perjalanan kariernya: Carlo Ancelotti, Marcello Lippi, dan Pep Guardiola.

Maresca bukan nama asing bagi Man City. Ini menjadi periode ketiga dia berada di Etihad Stadium setelah sebelumnya pernah menjadi bagian dari struktur kepelatihan klub.

Sebelum kembali ke Man City sebagai pelatih utama, Maresca mencatat perjalanan karier yang cukup gemilang. Dia sukses membawa Chelsea menjuarai Piala Dunia Antarklub 2025 dan UEFA Confrence League, serta mengantar Leicester City juara Championship 2022-2023.

Sebagai pemain, Maresca juga pernah membela sejumlah klub besar Eropa seperti Juventus, Sevilla, Malaga, West Brom, hingga Olympiakos. Dia meraih berbagai gelar bergengsi termasuk Serie A, Piala UEFA, dan Copa del Rey.

Namun di balik perjalanan panjang itu, Maresca mengakui ada sosok-sosok penting yang membentuk filosofi kepelatihannya sejak awal.


Lippi, Ancelotti, dan Pellegrini Jadi Fondasi Karier Maresca

Maresca menyebut pengalaman awalnya di Juventus sebagai titik penting perkembangan dirinya. Saat itu dia bekerja di bawah dua pelatih legendaris, Marcello Lippi dan Carlo Ancelotti.

Dia menilai Lippi sebagai pelatih dengan kemampuan kepemimpinan luar biasa. Gaya motivasi Lippi disebut sangat kuat dan memberi dampak besar pada mental pemain.

“Dalam hal motivasi dan kepemimpinan, Marcello Lippi adalah yang terbaik menurut pengalaman saya sebagai pemain,” kata Maresca, dikutip dari situs resmi klub.

Setelah itu, dia juga merasakan sentuhan Carlo Ancelotti yang memiliki pendekatan berbeda dalam mengelola tim. Meski berbeda gaya, keduanya sama-sama meninggalkan kesan mendalam.

Maresca juga mengaitkan Ancelotti dengan Manuel Pellegrini dalam hal manajemen tim. Menurut dia, keduanya memiliki pendekatan yang mirip dalam membangun hubungan dengan pemain.

“Pendekatan mereka berbeda, tetapi keduanya pelatih top,” ucapnya.

Gaya Lippi disebut lebih langsung dan tegas, sedangkan Ancelotti dan Pellegrini lebih mengutamakan pendekatan manajemen tim yang tenang dan stabil.


Guardiola Jadi Inspirasi Terbesar Maresca

Selain dua nama besar Italia, Maresca juga menyoroti peran Manuel Pellegrini yang mendorongnya untuk menjadi pelatih setelah pensiun sebagai pemain.

Pellegrini disebut sebagai sosok yang sangat berpengaruh dalam transisi kariernya dari pemain ke pelatih.

“Manuel adalah orang yang meyakinkan saya untuk menjadi pelatih ketika saya memutuskan berhenti bermain,” ujar Maresca.

Namun sosok paling berpengaruh bagi Maresca adalah Pep Guardiola. Dia pernah menjadi asisten Guardiola di Manchester City pada musim treble 2022-2023.

Selain itu, Maresca juga pernah bekerja di akademi City dan terinspirasi dari filosofi permainan Guardiola sejak era Barcelona.

Dia menilai Guardiola sebagai figur yang mengubah wajah sepak bola modern di berbagai negara.

“Tidak ada yang bisa dibandingkan dengan Barcelona asuhan Pep. Dia mengubah sepak bola di Spanyol, Jerman, hingga Inggris,” ucap Maresca.

Kini, Maresca membawa seluruh pengalaman itu untuk memimpin Manchester City. Kombinasi pengaruh Lippi, Ancelotti, Pellegrini, dan Guardiola menjadi fondasi utama dalam membangun era barunya di Etihad Stadium.

Topik Menarik