Mabes TNI Ungkap Alasan Kerahkan Prajurit saat Demo Mahasiswa
JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Brigjen TNI Muhamad Nas, menjelaskan alasan prajurit militer turut mengamankan unjuk rasa elemen mahasiswa di Jakarta Pusat pada Jumat 13 Juni 2026.
Nas menyampaikan, pengerahan prajurit itu dilakukan atas dasar permintaan bantuan dari aparat kepolisian. Ia menegaskan pengamanan unjuk rasa tetap menjadi tanggung jawab polisi.
"Penanganan demo adalah tanggung jawab kepolisian," ujar Nas, dikutip Sabtu (13/6/2026).
Nas menjelaskan, pengerahan prajurit TNI saat unjuk rasa kemarin dilakukan atas dasar perbantuan. Ia menegaskan personel Polri tetap berada di garis depan untuk mengamankan unjuk rasa.
"Adapun pengerahan TNI atas dasar permintaan untuk membantu. Artinya tetap polisi di depan," pungkas Nas.
Sebagai informasi, massa aksi yang terdiri dari elemen mahasiswa menggelar unjuk rasa di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat 12 Juni 2026.
Di tengah aksi tersebut, para demonstran menyoroti barisan personel TNI yang menghalangi mereka saat sedang berjalan. Aksi penghalangan oleh TNI ini terekam oleh masyarakat hingga akhirnya viral di media sosial.









