Cetak Laba Rp2,93 Triliun, Bukit Asam Bagikan Dividen Rp1,32 Triliun

Cetak Laba Rp2,93 Triliun, Bukit Asam Bagikan Dividen Rp1,32 Triliun

Ekonomi | okezone | Kamis, 11 Juni 2026 - 19:05
share

JAKARTA – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) memutuskan membagikan dividen Rp1,32 triliun dan melakukan perubahan pada susunan pengurus perseroan usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar hari ini. Adapun laba bersih yang dibukukan PTBA pada periode tersebut sebesar Rp2,93 triliun.

Berdasarkan hasil keputusan RUPST Tahun Buku 2025, para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp1,32 triliun atau 45 dari total laba bersih perseroan tahun 2025. Sementara itu, sisa laba bersih sebesar Rp1,61 triliun atau 55 ditetapkan sebagai saldo laba ditahan guna mendukung pengembangan usaha dan menjaga keberlanjutan bisnis perseroan.

Corporate Secretary PTBA, Eko Prayitno, mengatakan bahwa seluruh keputusan yang dihasilkan dalam RUPST mencerminkan komitmen perseroan untuk menjaga keseimbangan antara pemberian nilai tambah kepada pemegang saham, penguatan struktur permodalan, dan keberlanjutan pengembangan usaha.

“Di tengah dinamika industri pertambangan dan energi, PTBA terus berupaya menjaga kinerja operasional yang optimal, meningkatkan efisiensi, memperkuat hilirisasi batu bara, serta mengembangkan berbagai inisiatif bisnis yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Eko, Kamis (11/6/2026).

Sepanjang 2025, PTBA membukukan pendapatan sebesar Rp42,65 triliun. Kinerja tersebut didukung oleh penjualan ekspor yang berkontribusi sebesar 46 dan domestik sebesar 54. Lima negara tujuan ekspor terbesar PTBA adalah Bangladesh, India, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina.

Dari sisi posisi keuangan, total aset perseroan pada 31 Desember 2025 mencapai Rp43,92 triliun, meningkat 5 dibandingkan posisi akhir tahun 2024 sebesar Rp41,79 triliun. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh kenaikan aset tidak lancar sebesar 12 atau sekitar Rp3,12 triliun.

RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan sebagai berikut.

Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Ida Bagus Putu Dunia
Komisaris Independen: Dewi Hanggraeni
Komisaris Independen: Suko Hartono
Komisaris: Dalu Agung Darmawan
Komisaris: Zaelani
Komisaris: Ferial Martifauzi
Komisaris: Lana Saria

Dewan Direksi:
Direktur Utama: Bambang Ismawan
Direktur Operasi dan Produksi: Ilham Yacob
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Una Lindasari
Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi: Hennita Sitepu
Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk: Turino Yulianto
Direktur Komersial dan Rantai Pasok: Mochammad Rifqi Hari Muji

Topik Menarik