Riset: Sering Marah-Marah Ternyata Bikin Imun Tubuh Menurun

Riset: Sering Marah-Marah Ternyata Bikin Imun Tubuh Menurun

Gaya Hidup | okezone | Kamis, 11 Juni 2026 - 07:05
share

HATI-hati jika kamu sering marah-marah. Ternyata, kebiasaan marah-marah bisa bikin imun tubuh kamu menurun.

Hal itu diungkap oleh dokter sekaligus edukator kesehatan, dr. Adam Prabata. Dia menjelaskan bahwa sering marah ternyata juga bisa berdampak pada sistem kekebalan tubuh.

1. Sering Marah-Marah Ternyata Bikin Imun Tubuh Menurun

Lewat unggahan di akun X @AdamPrabata, ia menjelaskan bahwa kemarahan dalam jangka pendek memang bisa memicu peningkatan sejumlah zat yang berperan dalam proses peradangan tubuh. Di antaranya, IL-6, TNF-α, dan C-reactive protein.

Menurutnya, respons itu sebenarnya adalah mekanisme alami tubuh untuk mempersiapkan sistem imun menghadapi ancaman tertentu.

“Marah dalam jangka pendek, memang bisa meningkatkan zat yang berperan dalam peradangan seperti IL-6, TNF-α, dan C-reactive protein. Nah tapi itu justru mempersiapkan sistem imun kita dan sebenernya bisa protektif,” tulis Adam.

Namun, kondisi ini berbeda terjadi ketika seseorang terus-menerus marah dalam jangka panjang atau tidak mampu mengendalikan emosinya. Kemarahan kronis justru dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan.

Salah satunya adalah menurunkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Marah dalam jangka panjang dan terus-menerus disebut bisa melemahkan penyembuhan luka, menurunkan respons antibodi, hingga memperburuk penyakit inflamasi.

“Namun marah terus terusan dalam jangka panjang atau tidak terkontrol justru bisa melemahkan penyembuhan luka, menurunkan respons antibodi, dan memperburuk penyakit inflamasi,” lanjutnya.

 

2. Respons Imun Tubuh

Menurutnya, kondisi emosional seseorang berhubungan dengan respons sistem imun tubuh. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak hanya menjaga kesehatan fisik.

Karena itu, penting juga untuk mengelola emosi dalam kehidupan sehari-hari. Pasalnya, hal itu berpengaruh pada kesehatan.

Topik Menarik