Tessa Kaunang Somasi Sandy Tumiwa Gegara Foto Hijab Editan: Dia Pansos!

Tessa Kaunang Somasi Sandy Tumiwa Gegara Foto Hijab Editan: Dia Pansos!

Seleb | okezone | Rabu, 10 Juni 2026 - 12:13
share

JAKARTA - Aktris Tessa Kaunang resmi melayangkan somasi keras kepada mantan suaminya, Sandy Tumiwa, buntut unggahan di media sosial yang memamerkan foto editan dirinya mengenakan hijab.

Didampingi tim kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga dan Agustinus Nahak, Tessa mengungkapkan kekecewaannya. Ia menilai tindakan Sandy sudah melanggar privasi dan mencoreng ketenangannya karena mengunggah foto tanpa izin dengan narasi yang tidak sesuai fakta.

"Kami ingin mengklarifikasi terkait postingan di Instagram milik Sandy Tumiwa. Klien kami, Mbak Tessa Kaunang, merasa sangat terganggu karena foto tersebut tidak sesuai dengan aslinya," ujar Sunan Kalijaga saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat belum lama ini.

Sunan menjelaskan bahwa unggahan tersebut memicu kegaduhan di tengah publik. Sebab, banyak netizen yang bertanya apakah sang klien telah mualaf imbas foto editan tersebut.

"Foto Mbak Tessa diedit memakai hijab, padahal aslinya tidak. Ini sensitif karena menyentuh ranah keyakinan. Banyak yang bertanya apakah Mbak Tessa mualaf? Hal-hal seperti ini yang seharusnya dipikirkan saudara Sandy karena bisa menimbulkan kegaduhan," kata Sunan.

Tessa sendiri merasa tindakan mantan suaminya itu sangat tidak pantas dan terkesan hanya ingin mencari panggung atau panjat sosial (pansos) di tengah ketenangannya.

"Dia edit semaunya tanpa izin, tanpa omong apa pun. Ini contoh yang tidak pantas. Ini masalah keyakinan, jadi sangat sensitif. Kalau menurut saya, ujung-ujungnya dia cuma pansos," ujar Tessa.

Sementara itu, Agustinus Nahak menegaskan konsekuensi hukum serius bagi siapa saja yang mengedit dan menyebarkan foto orang lain tanpa hak. Pihaknya memberikan waktu 3 x 24 jam bagi Sandy Tumiwa untuk menghapus konten tersebut.

"Kami minta dalam waktu 3 x 24 jam segera di-take down foto editan tersebut dari Instagram maupun TikTok. Ini somasi terbuka. Jika tidak dilakukan, kami pastikan ada upaya hukum tegas selanjutnya," tutur Agustinus.

Topik Menarik