Tren “Sell Indonesia”, Purbaya Tegaskan Ekonomi Kuat dan Bukan Seperti 1998

Tren “Sell Indonesia”, Purbaya Tegaskan Ekonomi Kuat dan Bukan Seperti 1998

Ekonomi | okezone | Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:39
share

JAKARTA – Kekhawatiran investor global atas lesunya pasar saham domestik memunculkan fenomena “Sell Indonesia” serta kekhawatiran akan kembalinya peristiwa 1998. Hal tersebut direspons Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Menurutnya, fundamental ekonomi nasional masih berada dalam kondisi baik dengan didukung kondisi fiskal yang kuat. Karena itu, ia meminta pelaku pasar dan investor tidak terbawa sentimen negatif yang berkembang.

“Kita tidak sedang menuju keadaan seperti 1998 lagi. Fiskal kita baik, ekonominya bagus. Hanya ada sentimen negatif yang mengganggu sedikit terhadap nilai tukar. Tapi itu seharusnya bisa diperbaiki dengan koordinasi yang baik antara pemerintah, Kementerian Keuangan, dengan bank sentral,” ungkapnya di sela kunjungannya ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (6/6/2026).

Purbaya menilai tren “Sell Indonesia” yang ramai diperbincangkan lebih banyak dipengaruhi sentimen pasar dibandingkan kondisi fundamental ekonomi yang sebenarnya. Ia bahkan menyinggung salah satu tulisan yang memunculkan tren tersebut karena dinilai tidak menggambarkan kondisi Indonesia secara utuh.

“Itu salah satu penulis mungkin yang tidak tahu keadaan Indonesia seperti apa. Makanya kemarin saya percepat APBN kita untuk memperlihatkan ke pasar bahwa kondisi fiskal kita baik, ekonomi kita juga cukup kuat, sehingga nanti lama-lama sentimen negatif itu bisa hilang,” lanjutnya.

Ia pun mengajak investor untuk melihat kondisi ekonomi Indonesia secara lebih komprehensif dan tidak hanya berpatokan pada sentimen jangka pendek di pasar keuangan.

“Jadi teman-teman investor, tolong lihat lebih detail, pahami kondisi ekonominya seperti apa. Yang saya bisa katakan sekarang adalah fiskal bagus, ekonominya bagus, kepemimpinan Bapak Presiden masih cukup kuat untuk memastikan semua berjalan sesuai dengan strategi pembangunan Bapak Presiden,” pungkas Purbaya.

Topik Menarik