PSSI Klarifikasi Kesalahan Penulisan Nama Pencetak Gol Timnas Indonesia U-19 Kontra Myanmar
ANGGOTA Komite Eksekutif PSSI (Exco PSSI), Arya Sinulingga, mengakui terjadi kesalahan dalam penulisan nama pemain di laga Timnas Indonesia U-19 vs Timnas Myanmar U-19 di Piala AFF U-19 2026. Ia menegaskan federasi telah menyerahkan data pemain dengan benar dan akurat.
Duel Timnas Indonesia U-19 vs Timnas Myanmar U-19 itu berlangsung di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Senin 1 Juni 2026 malam WIB. Di laga itu, Garuda Nusantara menang telak 3-0!
1. Dimas Adi atau Dimas Wicaksono?
Arkhan Kaka membuka keunggulan di menit ke-38. Setelah berjuang keras, Timnas Indonesia U-19 baru bisa menambah gol di ujung laga lewat brace Dimas (78’, 87’).
Muncul kebingungan karena dalam sejumlah catatan pertandingan, pencetak gol tercantum sebagai Dimas Wicaksono. Padahal, nama tersebut tidak masuk dalam daftar skuad Timnas Indonesia U-19 yang dipanggil pelatih Nova Arianto.
ADB Luncurkan Program Rp1.197 Triliun, Perluas Infrastruktur Energi dan Digital di Asia Pasifik
Sebaliknya, pemain yang diketahui bergabung dalam skuad adalah Dimas Adi Prasetyo, pemain PSM Makassar. Sementara Dimas Wicaksono dikenal sebagai pemain Persebaya Surabaya.
2. Kesalahan Penulisan Nama
Arya angkat bicara mengenai polemik tersebut. Ia mengakui terdapat kesalahan penulisan nama dalam daftar pertandingan yang dibagikan ke rekan-rekan media.
"Kami sudah menginput data pemain dengan benar kepada AFF sesuai dokumen resmi yang dimiliki tim,” kata Arya dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (3/6/2026).
“Jadi ini murni hanya kesalahan penulisan nama dalam daftar pertandingan dan tidak perlu menjadi polemik. Yang terpenting identitas pemain yang terdaftar tetap sesuai dengan data resmi yang telah dikirimkan,” imbuh pria berkacamata itu.
Klarifikasi PSSI tersebut sekaligus meredam kekhawatiran dari penggemar sepakbola Indonesia. Pasalnya, jika terbukti memainkan pemain yang tidak sah, Garuda Nusantara bakal terkena hukuman.
Tidak main-main, Timnas Indonesia U-19 bisa dinyatakan kalah walkover (WO) 0-3. Alih-alih meraih tiga poin, Dimas dan kawan-kawan justru berpotensi gagal lolos ke babak selanjutnya.










