Remaja 18 Tahun Tewas Ditembak Rekannya di Dalam Kamar

Remaja 18 Tahun Tewas Ditembak Rekannya di Dalam Kamar

Terkini | okezone | Rabu, 3 Juni 2026 - 00:10
share

JAKARTA - Polres Ogan Komering Ilir (OKI) berhasil mengungkap kasus penembakan yang menewaskan seorang remaja berinisial SH (18) di Desa Margo Bakti, Kecamatan Mesuji. Seorang terduga pelaku berinisial MCA (18) telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Korban tewas setelah mengalami luka tembak di bagian perut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa tragis tersebut terjadi di sebuah rumah yang berada di Blok E, Desa Margo Bakti, Kecamatan Mesuji.

Saat kejadian, korban diketahui berada di dalam kamar bersama MCA. Tak lama kemudian terdengar suara letusan yang membuat SH mengalami luka serius. Korban sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Kapolres Ogan Komering Ilir, AKBP Eko Rubiyanto mengatakan, pengungkapan cepat kasus tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

"Begitu laporan diterima, tim gabungan langsung bergerak melakukan penyelidikan secara intensif. Dalam waktu kurang dari 12 jam, terduga pelaku berhasil diamankan. Saat ini penyidik masih terus mendalami seluruh fakta dan alat bukti yang ada agar penanganan perkara dapat dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Eko, Selasa (2/6/2026).

 

Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi. Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan para saksi, MCA berhasil diamankan pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari lokasi kejadian, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senjata api laras pendek jenis revolver, satu selongsong peluru, satu proyektil, serta pakaian yang dikenakan korban saat peristiwa terjadi. Seluruh barang bukti kini diamankan untuk kepentingan pembuktian dan pemeriksaan forensik.

Penyidik masih mendalami kronologi lengkap kejadian, termasuk asal-usul senjata api yang digunakan, legalitas kepemilikannya, serta kemungkinan adanya tindak pidana lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.

"Kami juga sedang mendalami asal-usul senjata api yang ditemukan di lokasi kejadian. Semua aspek akan diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan proses hukum berjalan secara komprehensif dan transparan," ujar Eko.

Polisi menegaskan, bahwa aspek kepemilikan dan penggunaan senjata api dalam perkara ini menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.
 

Topik Menarik