Penjualan Aion UT Naik 20 Persen sejak Awal Tahun, Laku Segini
JAKARTA - GAC Indonesia membeberkan data penjualan Aion UT. Penjualan medium hatchback EV itu meningkat hingga 20 persen sejak awal tahun.
Berdasarkan data wholesales Gaikindo, penjualan Aion UT sebanyak 266 unit pada Januari 2026. Jumlah ini dan meningkat menjadi 321 unit pada April 2026 atau tumbuh lebih dari 20 persen dalam empat bulan pertama tahun ini. Sementara pada Maret 2026, Aion UT mencatat penjualan wholesales sebanyak 242 unit.
Aion UT merupakan medium hatchback EV. Segmen ini termasuk yang paling panas karena banyak model yang ditawarkan.
“Pencapaian penjualan wholesales Aion UT selama dua bulan berturut-turut menjadi indikator positif bahwa kendaraan listrik kini semakin diterima masyarakat Indonesia sebagai bagian dari mobilitas masa kini. Kami melihat konsumen semakin mempertimbangkan efisiensi, teknologi, kenyamanan, dan kemudahan penggunaan dalam memilih kendaraan listrik,” ujar CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, Kamis (27/5/2026).
Diketahui, Aion UT hadir dalam dua pilihan varian. Varian Standard dibekali baterai berkapasitas 44,12 kWh dengan jarak tempuh hingga 400 km (NEDC). Sementara varian Premium menggunakan baterai 60 kWh yang mampu menempuh hingga 500 km (NEDC).
Kedua varian didukung motor listrik bertenaga hingga 150 kW dengan torsi 210 Nm.
Varian Premium telah mendukung teknologi fast charging hingga 87 kW.
Dari sisi keselamatan, AION UT menggunakan struktur bodi dengan 71 high-strength steel yang diperkuat one-piece hot-formed double door ring dan Dragon-Bone Embraced Body Structure.
Fitur keselamatan aktif juga disematkan, seperti AEB, FCW, LDW, BSD, dan DOW.
Untuk harganya, saat ini Aion UT dibanderol mulai Rp325 juta untuk varian Standard dan Rp375 juta untuk varian Premium.






