Nyeri Perut Hebat saat Haid, Waspada Endometriosis!
JAKARTA - Endometriosis mungkin masih terdengar asing di Indonesia. Namun, sebenarnya penyakit tersebut selalu ada dan mengintai para perempuan. Endometriosis paling sering menyerang 10 persen perempuan berusia 20-an hingga 30-an.
Mengutip Cleveland Clinic, endometriosis adalah jaringan yang mirip dengan lapisan rahim tumbuh di bagian luar rahim. Ketika jaringan ini tumbuh di tempat yang tidak semestinya, hal itu dapat menimbulkan gejala nyeri yang tidak hanya mempengaruhi siklus menstruasi, tetapi juga kehidupan sehari-hari.
Apa Saja Gejala Endometriosis?
Ada banyak gejala endometriosis, tetapi yang paling umum adalah nyeri panggul. Nyeri ini bisa terasa sangat hebat atau ringan. Gejala-gejala tersebut seringkali terasa lebih parah menjelang dan selama menstruasi.
Kamu juga perlu waspada jika mengalami gejala-gejala seperti ini:
- Nyeri perut dan panggul yang begitu sakit sebelum dan selama masa menstruasi
- Pendarahan yang berat selama menstruasi atau bercak (pendarahan ringan)
- Nyeri saat bersenggama (dispareunia)
- Gangguan kesuburan
- Nyeri saat buang air besar atau kecil
- Masalah perut seperti diare, sembelit, atau kembung.
Jika kamu mengalami gejala tersebut dan tak kunjung reda, segera periksakan ke dokter ahli ya.










