Fenomena Hari Tanpa Hujan Picu Kekeringan di Bima hingga Karhutla di Lhokseumawe

Fenomena Hari Tanpa Hujan Picu Kekeringan di Bima hingga Karhutla di Lhokseumawe

Terkini | inews | Rabu, 27 Mei 2026 - 14:53
share

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat fenomena hari tanpa hujan (HTH) yang terjadi di Tanah Air. Fenomena tersebut menyebabkan kekeringan di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Lhokseumawe, Aceh.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, dalam upaya penanganan darurat kekeringan, BPBD Kabupaten Bima bergerak cepat mendistribusikan air bersih di Desa Bajo, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Selasa (26/5/2026). Dia menyebut, 20.000 liter air bersih telah disalurkan kepada warga.

"Prioritas distribusi air bersih ini diberikan kepada 299 KK atau 1.195 jiwa di Dusun Ndanondere dan Dusun Rasabou yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih setelah mesin pompa air yang selama ini dipakai untuk membantu pemenuhan kebutuhan air warga mengalami kerusakan," ucap Abdul dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).

Selain distribusi air bersih, BPBD Kabupaten Bima juga melakukan koordinasi dengan berbagai stakeholder, terkait sosialisasi kesiapsiagaan terhadap potensi bencana pada masa peralihan musim. Serta melakukan diseminasi informasi kepada masyarakat terkait potensi bencana untuk ke depannya.

Sementara peristiwa karhutla terjadi di Gampong Blang Pulo, Muara Satu, Kota Lhoksemawe, Aceh, Senin (25/5/2026) malam. Petugas gabungan, relawan dan masyarakat pun dikerahkan ke lokasi kejadian.

"Dua unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk mempercepat melakukan pemadaman dan pendinginan lahan yang terbakar. Jerih payah dan seluruh upaya petugas gabungan berhasil memadamkan api, namun setidaknya dua hektare lahan habis terbakar," tuturnya.

Dia mengatakan, penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Topik Menarik