Persijap Jepara Peringatkan Persib Bandung, Siap Rusak Mimpi Hattrick Juara Super League 2025-2026!
JEPARA – Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, memberi peringatan kepada Persib Bandung jelang pekan ke-34 Super League 2025-2026. Mereka siap merusak mimpi hattrick juara yang tengah melanda Maung Bandung.
Duel Persib Bandung vs Persijap Jepara itu akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu 23 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Laga ini sangat krusial buat tuan rumah.
1. Klasemen Super League 2025-2026
Saat ini, Persib memimpin klasemen dengan torehan 78 poin. Pangeran Biru unggul dua poin atas Borneo FC yang berada di peringkat kedua.
Persib hanya membutuhkan hasil imbang kontra Persijap. Sebab, mereka unggul secara head to head dan selisih gol atas Borneo FC sekalipun Pesut Etam mengalahkan Malut United.
Namun harapan Persib untuk juara bisa sirna jika kalah dari Persijap dan Borneo FC menang di pekan terakhir. Jika itu terjadi, Mariano Peralta dan kawan-kawan akan juara dengan keunggulan satu poin.
Persib tentu harus ekstra fokus menjelang berhadapan dengan Persijap. Laskar Kalinyamat pun enggan memberi jalan mulus buat sang juara bertahan.
2. Incar Poin Penuh
Lemos menegaskan, pertandingan pekan terakhir juga sangat penting bagi Persijap. Ia menekankan, Wahyudi Hamisi dan kolega mengincar poin penuh untuk menutup musim dengan manis.
"Kami tahu pertandingan ini sangat penting bagi perebutan gelar juara. Tapi fokus kami tetap sama, yaitu bermain dengan disiplin, menunjukkan karakter tim, dan memberikan perlawanan terbaik," kata Lemos dikutip dari laman resmi Persijap, Kamis (21/5/2026).
"Persijap datang tanpa tekanan, namun dengan motivasi besar untuk menutup musim dengan hasil positif,” tambah pelatih berusia 40 tahun itu.
Persijap sebelumnya mampu 'mengganggu' perjuangan Borneo FC dalam perebutan gelar juara. Mereka sukses menahan tim asal Kalimantan Timur itu 0-0 di pekan ke-33.
Pada putaran pertama musim ini, Persijap juga mampu menjungkalkan Persib 2-1 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah. Tentunya, sejumlah catatan ini akan menjadi peringatan serius.









