Media Vietnam Panik Lihat Timnas Indonesia Kembali Lanjutkan Program Naturalisasi: Vietnam Bakal Kesulitan!

Media Vietnam Panik Lihat Timnas Indonesia Kembali Lanjutkan Program Naturalisasi: Vietnam Bakal Kesulitan!

Terkini | okezone | Kamis, 21 Mei 2026 - 14:50
share

MEDIA asal Vietnam, The Thao 247, turut menyoroti program naturalisasi berskala besar yang kembali diterapkan Timnas Indonesia. Menurut The Thao 247, program naturalisasi tersebut berpotensi menyulitkan The Golden Star Warriors –julukan Timnas Vietnam– untuk bersaing dengan Timnas Indonesia, terutama dalam agenda-agenda resmi FIFA.

Ya, Timnas Indonesia dilaporkan tengah menyusun rencana untuk menggaet deretan pemain keturunan baru berkualitas demi mendongkrak kekuatan tim pada akhir tahun 2026. Langkah agresif ini langsung memantik perhatian publik sepak bola Asia Tenggara, terutama Timnas Vietnam yang berpotensi menjadi rival utama mereka.

Berdasarkan laporan dari berbagai sumber, Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) saat ini tengah memantau secara intensif enam pemain diaspora yang berkarier di luar negeri.

Nama-nama yang masuk dalam radar tersebut meliputi Laurin Ulrich (Jerman), Jenson Seelt (VfL Wolfsburg/Jerman), Tristan Gooijer (Belanda), serta Julian Oerip (AZ Alkmaar/Belanda). Selain itu, terdapat pula nama Mitchell Baker yang merumput di Amerika Serikat dan Luke Vickery di Australia.

Seluruh pemain bidikan ini memiliki latar belakang yang menjanjikan, yakni tumbuh dan besar di ekosistem sepak bola modern Eropa, Amerika Serikat, serta Australia. Mereka dinilai mempunyai keunggulan dari segi postur tubuh, kecepatan, hingga pemahaman taktik yang matang.

Luke Vickery. (Foto: Instagram/luke.vickery_)

1. Konfirmasi John Herdman

Rencana penambahan amunisi ini bukan sekadar rumor belaka. Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, secara terbuka telah mengonfirmasi pihaknya sedang bergerak aktif memburu pemain keturunan untuk memperkuat komposisi Timnas Indonesia.

Juru taktik asal Inggris tersebut membenarkan adanya komunikasi yang tengah dijalin dengan dua pemain di Jerman, dua di Belanda, serta beberapa talenta keturunan Indonesia yang menetap di Australia dan Amerika Serikat.

Konfirmasi ini menjadi bukti nyata bahwa Timnas Indonesia tetap konsisten melanjutkan strategi memoles tim dengan cita rasa Eropa, meskipun kebijakan tersebut sempat memicu perdebatan hangat di kawasan regional. Dalam beberapa tahun terakhir, lonjakan performa signifikan yang ditunjukkan oleh skuad Garuda memang tidak lepas dari kontribusi masif para pemain keturunan yang berkompetisi di benua biru.

Kehadiran para pemain keturunan itu sukses mengubah Timnas Indonesia menjadi kekuatan baru yang sangat sulit ditaklukan oleh tim mana pun di Asia Tenggara.

 

2. FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Panggung Kekuatan Penuh Garuda

Agresivitas Indonesia dalam memburu pemain baru dipastikan bakal menghadirkan tekanan psikologis sekaligus ujian taktis bagi negara-negara tetangga, khususnya Vietnam. Kedua tim rival klasik ini diprediksi kuat akan saling bentrok pada turnamen-turnamen krusial yang dijadwalkan bergulir di akhir tahun nanti.

Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)

Terdapat perbedaan peta kekuatan yang patut diwaspadai oleh kubu Vietnam. Jika pada ajang Piala AFF 2026 Timnas Indonesia kemungkinan besar tidak bisa diperkuat oleh pilar-pilar terbaiknya karena terbentur jadwal klub di luar negeri, kondisinya akan berbalik 180 derajat saat memasuki turnamen FIFA ASEAN Cup 2026.

Sebab, ajang baru tersebut berada di bawah payung resmi kalender FIFA, yang artinya klub-klub wajib melepas para pemain mereka ke tim nasional. Jika proses perpindahan warga negara keenam pemain incaran di atas rampung tepat waktu, The Thao 247 memprediksi Timnas Indonesia dipastikan akan turun dengan kekuatan penuh dan menjadi batu sandungan yang sangat besar bagi ambisi Timnas Vietnam dalam memburu gelar juara di kawasan Asia Tenggara.

Topik Menarik