Ditanya Masa Depan di Persija Jakarta, Mauricio Souza: Belum Tahu!
PELATIH Persija Jakarta Mauricio Souza menyatakan belum memikirkan masa depannya sebagai juru taktik skuad Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta. Ia perlu berdiskusi dengan manajemen Persija Jakarta untuk mengambil tindak lanjutan.
Arsitek asal Brasil itu gagal membawa Persija Jakarta juara Super League 2025-2026 karena dipastikan gagal mengejar poin Persib Bandung dan Borneo FC yang telah mengemas 75 angka. Ketika kompetisi menyisakan satu laga lagi, Persija Jakarta dipastikan finis di posisi tiga dengan 68 poin.
1. Segera Diskusi dengan Manajemen Persija Jakarta
Mauricio Souza mengatakan masa depannya berada di tangan manajemen Persija Jakarta. Sejauh ini. ia tidak bisa berbicara detail karena belum melakukan diskusi dengan manajemen Macan Kemayoran.
"Saya benar-benar baru bisa menjawabnya setelah saya berdiskusi dengan dewan direksi dan memutuskan apakah saya akan tetap bersama klub ini atau tidak," kata Mauricio Souza dalam konferensi pers kelar laga Persik Kediri vs Persija Jakarta.
2. Persija Jakarta Miliki Skuad Fantastis
Mantan pelatih Madura United mengatakan Persija Jakarta musim ini memiliki komposisi pemain yang berkualitas. Ia pun memberikan apresiasi atas setiap perjuangan pemain di lapangan.
"Yang bisa saya katakan adalah Persija memiliki skuad yang sangat kuat. Saya sangat puas dengan para pemain yang saya miliki. Namun, siapa yang akan bertahan dan siapa yang tidak tidak sepenuhnya tergantung pada saya," ucap eks pelatih interim Flamengo.
Jika mendapatkan perpanjangan kontrak, Mauricio Souza akan melakukan sederet evaluasi agar Persija Jakarta lebih tangguh. Tujuannya jelas agar Persija Jakarta juara Super League 2026-2027 tepat di ulang tahun ke-500 Jakarta.
"Dan nanti, setelah saya berdiskusi dan memutuskan langkah selanjutnya, kami akan lihat dan membicarakan susunan pemainnya," tegas Mauricio Souza.
Selanjutnya, Persija Jakarta akan menjamu Semen Padang di laga pamungkas Super League 2025-2026 pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Kemenangan dijadikan bidikan agar Persija Jakarta menembus barrier 70 poin di akhir Super League 2025-2026.










