Cerita dr. Gia WaktuAlami Obesitas: Berat Badan Saya Pernah 100 Kg
JAKARTA - Influencer kesehatan sekaligus dokter umum, Gia Pratama, membagikan kisah perjuangannya melawan obesitas. Ia mengaku sempat memiliki berat badan hingga 100 kilogram sebelum akhirnya berhasil menjalani transformasi hidup sehat.
Cerita tersebut disampaikan dr. Gia saat menjadi pembicara dalam talk show Hari Obesitas Sedunia di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dalam kesempatan itu, ia membenarkan bahwa dirinya pernah mengalami obesitas ketika ditanya moderator.
“Iya, belum pernah lihat ya fotonya. Dulu tuh saya sempat berat badannya 100 kilo juga,” ungkap dr. Gia.
Ia kemudian menceritakan momen yang menjadi titik balik hidupnya untuk mulai menurunkan berat badan. Saat itu, dr. Gia menangani pasien serangan jantung di unit gawat darurat yang menurutnya memiliki banyak kemiripan dengan dirinya.
“Jadi waktu itu akhirnya trigger untuk harus turun berat badan ketika di gawat darurat menerima pasien serangan jantung di depan muka saya. Umurnya sama, tanggal lahirnya sama, 31 Agustus, kacamataan juga, serangan jantung di depan saya. Dan saya alhamdulillah berhasil menyelamatkan pasien itu pakai alat pacu jantung,” tutur dia.
Setelah berhasil menyelamatkan pasien tersebut, dr. Gia mengaku mulai memikirkan kondisi kesehatannya sendiri. Ia khawatir suatu hari mengalami kondisi serupa tanpa ada yang bisa menolongnya.
“Langsung dalam hati, ini berikutnya saya atau gimana gitu loh, umurnya sama, tanggal lahirnya sama. Terus saya mikir, apakah nanti ketika saya kalau sampai serangan jantung ada yang bisa nolongin saya? Saya juga enggak tahu kan, sekitar saya lagi ada siapa gitu. Wah, enggak bisa nih,” kata dr. Gia.
Motivasi tersebut membuatnya mulai menjalani pola hidup sehat. Ia pun berhasil menurunkan berat badan bersama sang istri setelah menikah.
“Sebelum nikah tuh emang gemuk, habis itu yang dinikahi istriku yang cantik itu, yang gemuk itu. Jadi kita glowing bersama,” pungkasnya.










