Kamelia Kecewa Ammar Zoni Dipindah ke Nusakambangan Tanpa Pemberitahuan

Kamelia Kecewa Ammar Zoni Dipindah ke Nusakambangan Tanpa Pemberitahuan

Gaya Hidup | inews | Senin, 11 Mei 2026 - 12:01
share

JAKARTA, iNews.id - Kekasih Ammar Zoni, dr Kamelia Hayati buka suara soal dikembalikannya Ammar Zoni ke Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Dia mendengar kabar tersebut pertama kali dari kuasa hukum terdakwa lain yang juga terjerat dalam kasus yang sama.

“Tahu kok, karena dari pihak Lapas itu ngasih tahu ke PH-nya yang lima terdakwa itu. Nah, Ibu Davita itu ngabarin ke saya,” ujarnya, saat ditemui awak media.

Dia kecewa karena pemindahan Ammar dilakukan mendadak tanpa diketahui keluarga maupun orang-orang terdekat. Namun, dia berusaha memahami bahwa pemindahan tersebut adalah bagian dari prosedur.

Mengingat, Ammar sebelumnya hanya dipinjam untuk proses persidangan dan memilih tidak mengajukan banding.

“Kecewa, kecewa ya pasti. Bang Amar nggak banding, otomatis kan emang secara prosedur harus dikembalikan,” jelasnya.

Namun, dr Kamelia masih berharap pihak terkait bisa kembali mempertimbangkan kondisi Ammar sebelum memutuskan memindahkannya ke Nusakambangan. Apalagi menurutnya, Ammar Zoni tidak membahayakan.

“Aku pengen mereka menelaah lagi kasusnya Bang Amar. Apakah dia proporsional dipindahin ke sana, kan dia tidak membahayakan,” ucapnya.

Kamelia juga mengungkap Ammar sebenarnya sudah menerima keputusan tersebut. Dia mengetahui hal itu meski tak berkomunikasi langsung dengan Ammar dan hanya menerima surat.

Dalam surat tersebut, Ammar mengatakan pada Kamelia bahwa ini sudah menjadi konsekuensi hukumnya. Meski mencoba tegar, Ammar disebut berharap bisa segera dipindahkan kembali ke Jakarta karena mengalami trauma selama berada jauh dari keluarga.

“Bang Amar bilang ya sudah, itu konsekuensi aku,” katanya menirukan ucapan Ammar.

“Dia minta berusaha untuk cepat dibalikin lagi ke Jakarta karena katanya trauma,” ujar dr. Kamelia.

Kamelia menilai Ammar merupakan sosok yang sangat membutuhkan dukungan emosional dan tempat bercerita selama menjalani masa tahanan.

“Bang Amar ini emang butuh support, butuh orang yang mendengar cerita semuanya tentang keluh kesahnya dia,” katanya.

Topik Menarik