Penyakit Jantung Kini Banyak Menyerang Usia Muda, Ini Penyebabnya

Penyakit Jantung Kini Banyak Menyerang Usia Muda, Ini Penyebabnya

Gaya Hidup | inews | Senin, 11 Mei 2026 - 15:51
share

JAKARTA, iNews.id - Penyakit jantung kini banyak menyerang usia muda di Indonesia. Ini mendapat sorotan dari dr Adam Prabata. Melalui akun media sosial X, dia mengungkapkan rata-rata usia diagnosis pertama penyakit jantung di Indonesia kini semakin muda dalam satu dekade terakhir.

Dari yang semula 48,5 tahun pada 2013 menjadi 43,2 tahun pada 2023. “Rata-rata usia diagnosis pertama penyakit jantung di Indonesia makin muda, dari 48,5 tahun pada 2013 menjadi 43,2 tahun pada 2023,” tulis Adam.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan semakin banyak anak muda yang mengalami serangan jantung. Padahal dulu, penyakit ini identik dengan usia lanjut.

Dokter Adam menjelaskan faktor genetik berpengaruh besar. Di mana lebih dari 60 persen pasien serangan jantung usia muda memiliki riwayat keluarga dengan penyakit serupa.

“Kalau ada anggota keluarga laki-laki yang kena serangan jantung sebelum usia 45 tahun, atau perempuan sebelum 55 tahun, maka risikonya secara signifikan lebih tinggi,” katanya.

Namun dr Adam menilai gaya hidup modern menjadi faktor utama yang memicu peningkatan kasus penyakit jantung pada generasi muda. Misalnya kebiasaan sehari-hari seperti kurang bergerak, begadang, konsumsi makanan ultra-proses, hingga kebiasaan merokok.

“Kombinasi kecanggihan teknologi dan kehidupan perkotaan cenderung memicu kebiasaan malas gerak,” ujarnya.

Selain itu, dr Adam juga mencontohkan pola hidup seperti terlalu sering menggunakan layanan pesan antar makanan, bekerja dari rumah tanpa aktivitas fisik cukup, hingga kebiasaan scroll media sosial sampai larut malam ikut berdampak pada kesehatan jantung.

“Jantung kita yang menanggung akumulasi pilihan-pilihan ini diam-diam selama bertahun-tahun,” katanya.

Selain itu, obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi juga disebut menjadi faktor risiko yang kini banyak ditemukan pada kelompok usia muda. Sebab itu, dr Adam mengingatkan masyarakat untuk mulai mengubah persepsi penyakit jantung hanya menyerang orang tua.

“Kalau kalian masih muda dan merasa ‘jantung itu penyakit orang tua’, maka saatnya mengubah persepsi tersebut karena data bilang sebaliknya,” ujarnya.

Dia mengimbau masyarakat rutin memeriksa tekanan darah, gula darah, dan kolesterol serta mulai memperbaiki pola hidup sejak dini.

Topik Menarik