Polemik Sepatu Sekolah Rakyat, Ketua KPK Ingatkan Prinsip Pengawasan
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, menanggapi polemik soal anggaran pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat di Kementerian Sosial (Kemensos). Ia menekankan pentingnya pengawasan dalam setiap pengadaan barang dan jasa.
1. Ingatkan Pengawasan
Menurutnya, pengawasan diperlukan agar program strategis pemerintah dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. Ia mengingatkan keberhasilan program tidak hanya diukur dari besarnya serapan anggaran, tetapi juga kualitas barang yang diberikan serta manfaat yang diterima masyarakat.
"Tujuan program ini sangat baik. Namun, pengadaan dalam bentuk apapun harus dilandaskan pada pengawasan, ketelitian, dan prinsip antisipatif," ujar Setyo, dikutip Sabtu (9/5/2026).
Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, mengungkapkan hal senada. Menurutnya, kualitas terhadap barang yang diterima siswa dalam program Sekolah Rakyat harus sesuai dengan spesifikasi dan anggaran yang direncanakan.
Kronologi Pria Jadi-Jadian Nikahi Gadis di Malang, Ngaku Anak DPR hingga Janji ke Thailand
"Kualitas barang yang diterima oleh siswa harus diawasi dan harus sesuai dengan anggaran yang diajukan," ucap Ibnu.
Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, mengaku telah menerima sejumlah masukan usai audiensi dengan KPK. Gus Ipul mengatakan akan melakukan sejumlah koreksi agar pengadaan yang dilakukan bisa mencegah dan menutup celah korupsi.
"Kami mendapatkan banyak masukan, banyak catatan, banyak hal yang harus menjadi koreksi dan perbaikan bagi kami agar pencegahan itu bisa dilaksanakan dengan sungguh-sungguh menutup seluruh celah dan akhirnya proses yang transparan, adil bisa terlaksana," ucapnya.










