Bulog: Penyesuaian Kemasan Imbas Harga Plastik Naik Tak Turunkan Kualitas Beras

Bulog: Penyesuaian Kemasan Imbas Harga Plastik Naik Tak Turunkan Kualitas Beras

Ekonomi | okezone | Jum'at, 8 Mei 2026 - 09:38
share

JAKARTA - Perum Bulog memastikan penyederhanaan atau penyesuaian kemasan beras yang dilakukan akibat kenaikan harga bahan baku plastik tidak akan menurunkan kualitas produk yang diterima masyarakat.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten, Taufan Akib mengatakan penyederhanaan kemasan hanya dilakukan pada aspek visual agar lebih praktis dan efisien.

"Untuk tampilan (kemasan) yang tadinya kita degradasi warna ada 4 sampai 2 warna, sekarang menggunakan 1 warna. Tapi dari segi kualitas kemasan itu tetap tidak menurunkan standar kualitasnya. Dari segi kualitas masih sama cuma dari segi huruf saja atau tulisan lebih sederhana," sebutnya, Jumat (8/5/2026).

Menurut Taufan, simplikasi kemasan beras bantuan pangan perlu dilakukan. Langkah ini ditempuh untuk mempercepat distribusi bantuan pangan di tengah kendala pasokan kemasan.

Sementara itu, untuk kemasan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Kanwil Bulog Jakarta Banten ini masih menggunakan desain sebelumnya. Hal ini karena stok kemasan yang ada masih mencukupi sebelum terjadi kendala pasokan bahan baku plastik.

Sebelumnya, Bapanas telah memberikan kebijakan perpanjangan batas waktu penyaluran bantuan pangan hingga 31 Mei. Ini berasal dari permohonan perpanjangan waktu yang diajukan oleh Perum Bulog pada akhir Maret 2026 lalu. Semula program bantuan pangan ini merupakan periode Februari dan Maret.

 

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa dalam warkatnya ke Bulog memaparkan apabila pada saat penyaluran belum tersedia kemasan yang sesuai kriteria program bantuan pangan, Bulog dapat menggunakan kemasan lain yang tersedia dengan menambahkan identitas program bantuan pangan yang disematkan sebagai bagian yang tidak terpisahkan.

"Selanjutnya agar Bulog melakukan percepatan penyaluran melalui beberapa langkah dengan memanfaatkan kemasan yang tersedia. Apabila belum tersedia kemasan yang sesuai dengan kriteria dapat menggunakan kemasan dengan menambahkan identitas bantuan pangan sebagai bagian yang tidak terpisahkan," kata Ketut.

Topik Menarik