Kembangkan PLTS Mandiri, RI Bidik Peluang di Pasar Karbon Global

Kembangkan PLTS Mandiri, RI Bidik Peluang di Pasar Karbon Global

Ekonomi | okezone | Kamis, 7 Mei 2026 - 18:35
share

JAKARTA – Transisi menuju energi bersih di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan solusi energi rendah emisi dan mekanisme pendanaan karbon global. Salah satu arah pengembangannya mengarah pada pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) off-grid yang tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi mandiri, tetapi juga berpotensi menghasilkan nilai ekonomi melalui pasar karbon internasional.

Dalam skema tersebut, proyek PLTS dikembangkan untuk kebutuhan konsumsi sendiri tanpa terhubung ke jaringan listrik utama, sehingga tetap selaras dengan ketentuan lingkungan hidup sekaligus membuka peluang pengurangan emisi yang dapat diverifikasi dan diperdagangkan dalam bentuk sertifikat karbon. Melalui pendekatan ini, pengembangan energi terbarukan tidak lagi hanya berfokus pada penyediaan listrik, tetapi juga pada integrasi dengan strategi pengelolaan emisi dan optimalisasi aset energi. Model ini menjadi bagian dari transformasi sektor ketenagalistrikan menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan dan bernilai tambah.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan model bisnis baru yang lebih berkelanjutan.

“Pengembangan Solar PV solution berbasis off-grid ini merupakan bagian dari inovasi PLN Indonesia Power dalam menghadirkan solusi energi bersih di sisi operasional sekaligus membuka peluang monetisasi karbon. Ini adalah wujud nyata transformasi kami menuju bisnis beyond kWh yang lebih bernilai tambah,” ujar Bernadus, Rabu (7/5/2026).

Konsep beyond kWh yang diusung PLN IP tidak hanya berfokus pada penjualan listrik, tetapi juga mencakup layanan energi terintegrasi, termasuk penyediaan pembangkit energi terbarukan, pengelolaan emisi karbon, serta optimalisasi aset energi pelanggan.

Dalam implementasinya, proyek PLTS off-grid ini dirancang untuk mendukung kebutuhan energi pelanggan secara mandiri, meningkatkan efisiensi energi, serta memberikan kontribusi langsung terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca tanpa mengganggu sistem kelistrikan eksisting.

CEO DevvStream Inc Sunny Trinh menegaskan bahwa kolaborasi ini membuka peluang besar bagi pengembangan proyek karbon berbasis energi terbarukan dari Indonesia.

“Kami melihat potensi besar dari model Solar PV off-grid yang dikembangkan PLN Indonesia Power. Ini merupakan pendekatan inovatif yang tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru melalui pasar karbon global,” ujar Sunny.

Selain mendukung agenda dekarbonisasi nasional, kerja sama ini juga mempertegas peran PT PLN Indonesia Power sebagai pelopor dalam pengembangan solusi energi berbasis pelanggan (customer-centric energy solutions) di Indonesia.

Ke depan, PLN IP akan terus memperluas implementasi Solar PV solution sebagai bagian dari strategi transisi energi, sekaligus mengoptimalkan peluang dari pasar karbon untuk menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan.

Topik Menarik