Gedung Putih di-lockdown Usai Laporan Penembakan

Gedung Putih di-lockdown Usai Laporan Penembakan

Terkini | okezone | Selasa, 5 Mei 2026 - 09:51
share

WASHINGTON – Gedung Putih ditempatkan dalam status lockdown dan pengamanan ketat selama acara bisnis yang dihadiri oleh Presiden Donald Trump, menyusul laporan terjadinya penembakan di lokasi terdekat pada Senin (4/5/2026). Dinas Rahasia (Secret Service) mengumumkan bahwa seorang individu telah ditembak oleh petugas penegak hukum di lingkungan tersebut.

Dalam sebuah pernyataan di platform X, kantor komunikasi Dinas Rahasia mengungkapkan bahwa penembakan tersebut terjadi tepat di selatan Monumen Washington.

“Seorang individu ditembak oleh petugas penegak hukum; kondisinya saat ini belum diketahui. Harap hindari area tersebut karena tim darurat sedang merespons,” kata kantor tersebut, sebagaimana dilansir RT.

“Insiden tersebut terjadi akibat konfrontasi antara seorang individu bersenjata dan Polisi Dinas Rahasia,” tambah USSS (Dinas Rahasia AS) dalam pernyataan lanjutan.

Para jurnalis yang menghadiri acara tersebut melaporkan bahwa mereka segera digiring keluar dari halaman utara Gedung Putih dan dikunci di dalam ruang pers. Keadaan darurat dicabut sekitar 20 menit kemudian, menurut koresponden Newsmax, James Rosen.

Kekhawatiran ini muncul hanya berselang sepekan lebih setelah dugaan upaya pembunuhan terhadap Trump. Cole Allen, seorang guru dari California, didakwa mencoba membunuh Presiden Amerika Serikat (AS) setelah ia diduga menerobos keamanan di acara White House Correspondents’ Dinner sambil membawa senjata api dan pisau.

Dalam manifesto yang diduga ditulisnya, Allen—tanpa menyebut nama Trump—mengecam kebijakan-kebijakannya dan menggambarkan niat untuk mengambil tindakan terhadap “seorang pedofil, pemerkosa, dan pengkhianat.”

Topik Menarik