WFH Jumat Picu Fenomena Pergi Jumat Kembali Ahad
JAKARTA – Penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun sektor swasta setiap hari Jumat dinilai bukan solusi tunggal untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Bahkan, muncul fenomena yang disebut PJKA atau “Pergi Jumat Kembali Ahad”, yakni aktivitas pulang kampung pada akhir pekan.
Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Aditya Dwi Laksana menilai pemilihan hari Jumat untuk pelaksanaan WFH berpotensi hanya menggeser pola perjalanan dari aktivitas kerja ke kegiatan rekreasi, mengingat hari tersebut berdekatan dengan akhir pekan.
Aditya menegaskan kebijakan WFH tidak dapat berdiri sendiri dan perlu diintegrasikan dengan kebijakan lain. MTI pun mendorong pemerintah melakukan evaluasi terhadap efektivitas WFH, termasuk dampaknya terhadap konsumsi BBM.
“Pemerintah juga perlu melakukan evaluasi melalui analisis before and after untuk mengetahui efektivitas kebijakan tersebut, termasuk apakah terjadi penurunan volume perjalanan, penurunan konsumsi BBM, serta perubahan pola mobilitas masyarakat,” ujarnya.
Prabowo Percepat Program Perumahan demi Atasi Ketidakadilan Sosial, Bukan Hanya untuk Kelas Atas!
Menurut Aditya, berdasarkan pembelajaran internasional, sejumlah negara menerapkan insentif berupa transportasi publik gratis dalam periode tertentu untuk mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Selain itu, kebijakan transportasi juga diintegrasikan dengan stimulus ekonomi serta percepatan elektrifikasi transportasi publik.
Baca Selengkapnya: WFH Setiap Hari Jumat, Awas Ada Fenomena 'Pergi Jumat Kembali Ahad'










