Tunggal Prancis Jadi Ancaman di Piala Thomas 2026, Anthony Ginting Tetap Pede Indonesia Menang
JAKARTA – Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, memberikan perhatian khusus terhadap lonjakan prestasi tim Prancis menjelang bergulirnya Piala Thomas 2026. Meski menyadari kekuatan besar lawan, terutama di sektor tunggal, Ginting menegaskan skuad Merah Putih tetap berada dalam kepercayaan diri tinggi untuk memenangkan persaingan di Grup D.
Pada Piala Thomas 2026, tim bulu tangkis Indonesia tergabung dalam Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Prancis diprediksi menjadi batu sandungan terberat karena komposisi pemain tunggal mereka yang sedang naik daun.
1. Waspadai Lonjakan Peringkat Pemain Prancis
Sektor tunggal Prancis saat ini dihuni oleh pemain-pemain elit dunia. Di tunggal pertama, mereka memiliki Christo Popov yang kini menduduki peringkat 4 dunia, disusul talenta muda Alex Lanier (ranking 10), dan Toma Junior Popov (ranking 17). Selain faktor teknis, Prancis juga mengusung motivasi berlipat setelah sukses menyabet gelar juara beregu Eropa tahun ini.
Namun, Ginting yang kembali masuk dalam skuad inti Indonesia tahun ini tidak merasa terintimidasi. Ia meyakini kedalaman skuad Indonesia yang diisi oleh Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Moh. Zaki Ubaidillah, memiliki kualitas yang setara untuk meladeni permainan menyerang tim lawan.
"Ya kalau kita lihat keseluruhan tim, khususnya di tunggal, dari tunggal 1-4 memang bisa dibilang cukup ketat lah ya. Maksudnya dari Prancis sendiri kan mereka bisa dibilang cukup kuat di tunggalnya," ungkap Ginting saat ditemui media, termasuk Okezone di Pelatnas PBSI, dikutip Jumat (17/4/2026).
2. Kesiapan Strategi Tim
"Tapi kalau lihat secara keseluruhan lagi, tunggal kita juga kuat. Kita punya Jonatan, Alwi, Ubed, dan di keempat ada saya juga. Jadi memang tinggal nanti nentuin strateginya bakal kayak gimana, atau nanti juga para pelatih sama binpres juga, susun strateginya kayak gimana," sambung Anthony Ginting.
Ginting pun menegaskan bahwa dirinya tetap optimis dengan kekuatan yang dimiliki tim Indonesia. Namun begitu, ia tetap mengingatkan rekan-rekannya agar tidak memandang remeh kekuatan Christo Popov dan kawan-kawan.
"Tapi kalau lihat kekuatannya ya kita optimis sih, maksudnya tetap kita yakin sama kekuatan yang kita punya," tambah pemain berusia 29 tahun tersebut.
"Mereka punya Christo, Toma, Alex. Ya kita punya Jonatan, Alwi, Ubed, dan saya. Ya enggak perlu terlalu yang dikhawatirkan banget, cuman memang harus waspada lah, maksudnya waspada, biar kita juga enggak lengah buat mempersiapkan diri kita sendiri sih," tutupnya.










