Pemanfaatan AI di Industri Kesehatan, Percepat Riset dan Pengembangan Obat

Pemanfaatan AI di Industri Kesehatan, Percepat Riset dan Pengembangan Obat

Gaya Hidup | okezone | Kamis, 16 April 2026 - 16:18
share

JAKARTA - Industri kesehatan mulai memanfaatkan AI untuk mempercepat riset dan pengembangan obat. Novo Nordisk mengumumkan kemitraan strategis dengan OpenAI untuk melakukan transformasi AI dalam sektor kesehatan sekaligus mempercepat upaya perusahaan dalam menghadirkan pilihan pengobatan yang lebih
inovatif dan berkualitas bagi pasien.

Kemitraan ini akan memanfaatkan kapabilitas AI yang canggih untuk menganalisis data yang kompleks, mengidentifikasi penemuan obat yang menjanjikan, serta mempercepat waktu dari tahap penelitian hingga obat tersebut dapat diakses oleh pasien. Kolaborasi ini dirancang dengan perlindungan data, tata kelola, dan pengawasan manusia yang ketat guna memastikan penggunaan teknologi yang etis dan sesuai regulasi.

“Kemitraan ini merupakan langkah penting dalam menegaskan posisi Novo Nordisk sebagai pemimpin di era baru layanan kesehatan. Jutaan orang yang hidup dengan obesitas dan diabetes membutuhkan lebih banyak pilihan pengobatan, dan kami menyadari masih banyak terapi yang belum ditemukan yang dapat mengubah hidup mereka,” ujar Presiden dan CEO Novo Nordisk Mike Doustdar.

“Mengintegrasikan AI dalam pekerjaan sehari-hari memampukan kami untuk menganalisis data dalam skala yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan, mengidentifikasi pola yang belum pernah terlihat sebelumnya, serta menguji hipotesis dengan lebih cepat dari sebelumnya. Dengan demikian, kolaborasi ini membantu kami mempercepat penemuan terapi baru dan menghadirkannya ke pasar dengan lebih cepat dari sebelumnya.”

OpenAI akan membantu Novo Nordisk dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja global perusahaan dan literasi AI di seluruh organisasi. Kemitraan ini juga akan memanfaatkan kapabilitas OpenAI untuk mengoptimalkan efisiensi di bidang manufaktur, rantai pasok, distribusi, serta kegiatan operasional perusahaan secara keseluruhan. Program percontohan akan diluncurkan di seluruh departemen, termasuk riset dan pengembangan, manufaktur, serta operasional komersial, dengan integrasi penuh ditargetkan selesai pada akhir 2026.

"AI sedang mentransformasi berbagai industri, dan dalam bidang ilmu hayati (life sciences), teknologi ini dapat membantu manusia hidup lebih baik dan lebih lama,” ujar Sam Altman, CEO OpenAI.

“Kolaborasi dengan Novo Nordisk ini akan membantu mempercepat penemuan ilmiah, menjalankan operasional global yang lebih cerdas, serta mendefinisikan ulang masa depan dari penanganan pasien," imbuh dia.

Topik Menarik