Tegas, PBSI Wajibkan Wakil Tanah Air Berjaya di Indonesia Open 2026!
JAKARTA – Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Subagja, menegaskan ambisinya agar penggawa Skuad Merah Putih mampu menguasai podium di ajang Indonesia Open 2026. Turnamen bergengsi dengan kategori BWF World Tour Super 1000 ini dipandang sebagai ujian sesungguhnya bagi para atlet asional untuk membuktikan kualitas dan konsistensi prestasi mereka di kancah global.
Indonesia Open 2026 akan digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Turnamen tersebut akan dimulai pada 2 hingga 7 Juni 2026 mendatang.
Ricky Subagja mengatakan turnamen ini akan menghadirkan para pemain terbaik dunia untuk bertanding memperebutkan gelar juara dan poin ranking. Jadi, ajang ini sangat krusial dalam peta persaingan bulu tangkis internasional.
"Indonesia Open 2026 memiliki posisi yang sangat penting, tidak bagi kalender bulu tangkis dunia, tetapi juga bagi Indonesia sebagai salah satu negara dengan tradisi bulu tangkis yang kuat dan prestasi yang membanggakan," kata Ricky Subagja dalam konferensi pers, Selasa (14/4/2026).
1. Panggung Pembuktian
"Bagi kami di PBSI, Indonesia Open bukan sekadar turnamen, tapi juga menjadi panggung pembuktian bagi atlet-atlet nasional untuk bersaing di level tertinggi. Selain itu, mengukur kemampuan meski menghadapi pemain elit dunia," tambahnya.
Pria berusia 55 tahun tersebut menekankan agar para atlet menampilkan performa terbaiknya dalam setiap laga yang dimainkan. Hal tersebut sebagai tanda berbagai pola latihan yang dilakukan berdampak positif.
"Bermain di kandang sendiri harus menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk tampil lebih percaya diri, sekaligus memberikan kebanggaan bagi masyarakat Indonesia," sambung Ricky Subagja.
2. Menguji Progres dan Daya Juang Atlet
"Namun, yang tidak kalah penting, kami juga ingin melihat progres dan daya juang atlet-atlet kita dalam menghadapi kompetisi di level tertinggi dunia," tutupnya.










