IHSG Sesi I Melemah ke Level 7.268
JAKARTA - IHSG ditutup terkoreksi 0,15 persen atau turun ke level 7.268 pada perdagangan sesi pertama Kamis (9/4/2026).
Pada sesi pagi, IHSG dibuka di zona merah pada level 7.238. Sepanjang perdagangan hingga siang, indeks sempat menyentuh level tertinggi 7.290 dan level terendah 7.191.
Aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 15,2 miliar lembar saham. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp8,8 triliun dengan frekuensi perdagangan mencapai 1,3 juta kali transaksi.
Sementara kapitalisasi pasar tercatat berada di kisaran Rp12,8 triliun. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 292 emiten bergerak menguat, 375 emiten melemah, dan 291 saham lainnya stagnan.
Pada jajaran saham penguat tertinggi, Citatah (CTTH) memimpin setelah melonjak 39,99 persen. Posisi berikutnya ditempati Bhaskara Finance (HDFA) yang naik 27,47 persen, serta Guna Timur Raya (TRUK) yang menguat 24,66 persen.
Di sisi lain, saham dengan pelemahan terdalam dipimpin Pinnacle Persada Investama (XPLQ) yang turun 14,76 persen. Disusul Insight Investments Menagement (XILV) melemah 14,39 persen, serta Dana Brata Luhur (TEBE) yang turun 13,74 persen.
Secara sektoral, mayoritas indeks sektoral bergerak di zona merah. Sektor energi menjadi penopang utama dengan kenaikan 1,17 persen, sementara sektor siklikal naik 0,86 persen dan sektor transportasi bertambah 0,41 persen.
Sebaliknya, tekanan terjadi pada sektor industri yang turun paling dalam sebesar 1,73 persen. Sektor keuangan melemah 0,80 persen, sektor kesehatan turun 0,67 persen, sektor teknologi terkoreksi 0,60 persen, sektor bahan baku melemah 0,54 persen, sektor nonsiklikal turun 0,54 persen, sektor properti terkoreksi 0,29 persen, dan sektor infrastruktur turun 0,27 persen.










