Jaga Kinerja di Masa Krisis, Bank-Bank Disarankan Dukung UMKM
JAKARTA – Bank-bank BUMN berpotensi meningkatkan laba sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan UMKM, meski menghadapi tekanan ekonomi global. Sektor-sektor terkait program pemerintah tetap berjalan, sementara UMKM dinilai masih mampu bertahan berkat kelincahan dan dukungan kebijakan pemerintah.
Peneliti Pusat Makro Ekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Abdul Manap Pulungan menjelaskan, meski kondisi ekonomi domestik dan eksternal, seperti dampak geopolitik dan konflik di Timur Tengah, menimbulkan tekanan, sektor-sektor terkait program pemerintah, termasuk UMKM, tetap berjalan.
“Himbara mencetak laba signifikan tahun lalu. Sebagai agen pembangunan, mereka harus berkontribusi nyata untuk pertumbuhan ekonomi dengan menghidupkan ekosistem usaha terkait program pemerintah. Tapi itu juga berdampak positif pada sisi bisnis secara fundamental,” ujar Manap, Senin (6/4/2026).
Dia menambahkan, dukungan bank pelat merah untuk program pemerintah mendorong perbankan berekspansi ke wilayah yang sebelumnya belum terjangkau.
“Secara jangka panjang, bank-bank pelat merah pun memperbesar basis nasabah dan potensi pendapatan,” jelasnya.
Meski demikian, Manap mengingatkan agar upaya mendukung program pemerintah tidak merusak kualitas portofolio. “Terutama terkait penyaluran kredit. Bank harus hati-hati dan seimbang, karena berpengaruh pada laba dan NPL tahun depan,” tambahnya.
Beberapa bank pelat merah, termasuk Bank Mandiri, mencatat pertumbuhan penyaluran kredit dan peningkatan aktivitas transaksi digital, yang mencerminkan penggunaan layanan perbankan di sektor UMKM dan masyarakat secara luas. Meski demikian, prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko tetap harus dijaga agar stabilitas perbankan terjamin.
Manap menekankan, Himbara sebaiknya tetap fokus pada sektor ekonomi yang risikonya sudah biasa ditangani. “Kalau bank BUMN buru-buru masuk ke sektor berisiko tinggi yang belum familiar, akan berdampak pada kinerja laba dan NPL periode 2027,” katanya.
Upaya ini sekaligus menjadi momentum bagi bank pelat merah untuk menjaga pertumbuhan aset dan pendapatan, sekaligus memperkuat peran mereka dalam mendukung ekosistem ekonomi lokal, termasuk UMKM, di tengah tekanan global.










