Mauricio Souza Ungkap Penyebab Persija Jakarta Kalah 2-3 dari Bhayangkara FC di Super League 2025-2026

Mauricio Souza Ungkap Penyebab Persija Jakarta Kalah 2-3 dari Bhayangkara FC di Super League 2025-2026

Terkini | okezone | Senin, 6 April 2026 - 05:02
share

PELATIH Persija Jakarta, Mauricio Souza, tak bisa menyembunyikan kekecewaan setelah anak asuhnya tumbang dari Bhayangkara FC. Mauricio Souza mengatakan, kartu merah yang didapat Jordi Amat menjadi pembeda jalannya pertandingan.

Persija Jakarta tumbang dari Bhayangkara FC 2-3 di pekan ke-26 Super League 2025-2026. Pertandingan itu digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung pada Minggu 5 April 2026 sore WIB.

Bhayangkara FC menang dramatis 3-2 atas Persija Jakarta. (Foto: Instagram/@persija)

Dalam pertandingan itu, Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta- sempat unggul cepat lewat tandukkan Rayhan Hannan (1'). Bhayangkara FC kemudian membalas lewat sepakan first time Moussa Sidibe (28').

Kedudukan sama kuat bertahan hingga turun minum. Persija Jakarta kemudian harus kehilangan Jordi Amat pada menit 49 yang terkena kartu kuning kedua.

1. Persija Jakarta Lengah di Ujung Laga

Bermain dengan 10 orang, Persija Jakarta berhasil unggul kembali lewat gol tendangan bebas cantik dari Fabio Calonego (62'). Namun, pesta kemenangan Persija Jakarta yang suda di depan mata sirna.

Gol tendangan bebas Dendi Sulistyawan (86') dan sepakan melengkung Moussa Sidibe (90+4') membuat Persija Jakarta gigit jari. Laga pun berakhir kemenangan Bhayangkara FC 3-2.

Selepas pertandingan, Mauricio Souza mengatakan timnya sebenarnya sudah memulai laga sesuai rencana permainan. Namun Macan Kemayora perlahan kehilangan ritme.

 

"Kita mulai pertandingan sesuai dengan apa yang kita sudah rencanakan. Kita tahu di mana kita dapat ruang untuk kita bisa sampai ke gawang lawan. Kita bisa cetak gol dan punya satu atau dua kesempatan lagi untuk mencetak gol di gawang lawan," kata Mauricio Souza dalam konferensi pers pascalaga yang dihadiri Okezone.

"Dan apa yang seharusnya memberikan kita motivasi, malah membawa kita pada kekecewaan. Kita tiba-tiba berhenti bermain. Kita mulai memberi ruang di baris pertahanan kita yang seharusnya tidak diberikan kepada mereka. Sampai kita kebobolan satu gol dari bola di dalam kotak penalti," sambung pelatih asal Brasil.

2. Blunder Jordi Amat

Momentum yang hilang bertambah buruk ketika Jordi Amat terkena kartu merah. Mauricio Souza mengakui, segalanya menjadi sangat sulit meski Persija sempat unggul lewat tendangan bebas Fabio Calonego.

"Lalu di babak kedua, saya tidak punya banyak hal untuk dibicarakan lagi karena pertandingan sudah sepenuhnya terkondisi oleh kartu merah pemain kita," tutur Mauricio Souza.

"Jadi sangat sulit bermain dengan kurang satu pemain. Beberapa pemain juga belum berada pada performa terbaiknya. Dan kita dengan kurang satu pemain itu sangat sulit buat kita," tandas mantan pelatih Madura United.

Kekalahan ini membuat Persija Jakarta tertahan di posisi ketiga klasemen sementara Super League 2025-2026. Mereka kini mengoleksi 52 poin, tertinggal sembilan angka dari sang pemuncak klasemen Persib Bandung.

Topik Menarik