Bawa Wajah Baru, Hector Souto Pasang Target Realistis untuk Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF Futsal 2026
NONTHABURI - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memilih untuk tetap membumi dalam menatap persaingan di Piala AFF Futsal 2026. Alih-alih mematok target juara, juru taktik asal Spanyol ini mengungkapkan menembus babak semifinal merupakan sasaran paling masuk akal bagi skuadnya saat ini.
1. Target Semifinal
Timnas Futsal Indonesia akan memulai kiprahnya dengan melawan Brunei Darussalam di laga pertama Grup B Piala AFF Futsal 2026. Laga tersebut berlangsung di Nonthaburi Hall, Thailand, Senin (6/4/2026) siang WIB.
Selain Brunei Darussalam, Timnas Futsal Indonesia juga akan melawan Malaysia dan Australia. Bisa dibilang, Skuad Garuda merupakan kandidat kuat untuk lolos dari fase grup, mengingat statusnya yang juga juara bertahan.
Namun demikian, Timnas Futsal Indonesia menurunkan skuad yang berbeda di ajang tersebut. Souto melakukan penyegaran dengan menghadirkan banyak wajah baru. Langkah ini dibuat sebagai bagian dari regenerasi Skuad Garuda.
Karena itu, Souto tak ingin membebani target ambisius kepada skuadnya. Ahli taktik asal Spanyol itu hanya ingin Timnas Futsal Indonesia bisa tampil kompetitif dan menampilkan performa sesuai dengan apa yang diinginkan.
"Kami hanya ingin mencoba untuk kompetitif. Target utama kami adalah mengembangkan tim nasional agar memiliki lebih banyak pemain yang siap bermain kapan pun kami membutuhkan mereka,” kata Souto dalam keterangan FFI, Senin (6/4/2026).
Bicara soal turnamen, Souto mencoba untuk realistis dengan skuad barunya. Ia mematok target pertamanya yakni menembus babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
“Terkait turnamen ini, kami akan menjalaninya pertandingan demi pertandingan. Semoga kami bisa mencapai semifinal, itu adalah target hasil kami untuk fase grup, dan setelah itu kita lihat apa yang terjadi," tambahnya
2. Tantangan Waktu
Skuad Garuda bisa dibilang tidak memiliki waktu persiapan yang panjang sebelum bertolak ke Thailand sejak Sabtu 4 April 2026 kemarin. Karena itu, Souto menyebut waktu yang singkat menjadi tantangan tersendiri. Apalagi, kedalaman Timnas Futsal Indonesia kali ini cukup berbeda dengan banyaknya wajah baru.
"Hal yang paling menantang adalah kami hanya memiliki lima sesi latihan. Jadi, seperti yang bisa Anda lihat, dengan 10 jam latihan dan skuad pemain yang hampir seluruhnya baru, ini sangat menantang," sambung Souto
Meski demikian, juru taktik asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa kapasitas individu pemain sama sekali bukan masalah. Ia meyakini kualitas kompetisi PFL telah melahirkan deretan pemain yang sangat layak bersaing di level Asia Tenggara.
"Ini adalah masalah terbesar kami (waktu), bukan kualitas para pemain itu sendiri. Saya pikir mereka semua adalah pemain yang bagus di Asia Tenggara," pungkasnya.










