Detik Menegangkan KM Ansori Mati Mesin di Kepulauan Seribu, 54 Penumpang Dievakuasi

Detik Menegangkan KM Ansori Mati Mesin di Kepulauan Seribu, 54 Penumpang Dievakuasi

Terkini | okezone | Jum'at, 3 April 2026 - 15:56
share

JAKARTA - Kapal Motor (KM) Ansori mendadak mati mesin di perairan timur Pulau Lancang Kecil, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. Sebanyak 54 penumpang dievakuasi dalam kondisi selamat.

“Kapal tersebut mengangkut total 54 penumpang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sementara kerugian materiil berupa kerusakan pada bagian polipambel kapal,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, Jumat (3/4/2026).

Insiden itu berawal saat KM Ansori yang bertolak dari Dermaga Tradisional Rawasaban, Tangerang, menuju Pulau Pari mengalami gangguan mesin sekitar pukul 11.30 WIB, Kamis 12 April. Kapal diduga mengalami kerusakan pada bagian polipambel, sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Bhabinkamtibmas Pulau Lancang yang menerima informasi kejadian tersebut langsung berkoordinasi dengan pihak Damkar Pos Pulau Lancang dan Satpol PP. Dalam waktu cepat, petugas berhasil mencapai lokasi untuk melakukan evakuasi.

Sekitar pukul 12.20 WIB, tim gabungan tiba di lokasi dan mendapati kapal dalam kondisi sudah berlabuh di belakang Pulau Lancang Kecil. Situasi saat itu tetap kondusif, namun proses evakuasi tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi demi keselamatan seluruh penumpang.

Petugas melakukan pengamanan dan koordinasi hingga akhirnya pada pukul 13.10 WIB seluruh penumpang berhasil dipindahkan ke kapal lain, yakni Kapal Raja Pandita, untuk melanjutkan perjalanan menuju Pulau Pari.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra mengapresiasi kesigapan anggotanya dan instansi yang terlibat dalam penanganan kejadian tersebut.

"Respons cepat anggota di lapangan menjadi kunci utama dalam memastikan keselamatan masyarakat. Kami mengapresiasi kerja sama yang solid antara Bhabinkamtibmas, Damkar, dan Satpol PP sehingga seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan aman tanpa korban jiwa," ujarnya.

Argadija mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut, agar tidak ragu memanfaatkan layanan darurat Polri melalui call center 110 apabila mengalami atau mengetahui kejadian darurat di wilayahnya.

"Layanan 110 siap melayani laporan masyarakat selama 24 jam. Segera laporkan setiap kejadian darurat atau gangguan kamtibmas agar dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat," pungkasnya.

Topik Menarik