Mengenal Covid-19 Cicada dan Gejalanya yang Sudah Menyebar ke Beberapa Negara

Mengenal Covid-19 Cicada dan Gejalanya yang Sudah Menyebar ke Beberapa Negara

Gaya Hidup | okezone | Kamis, 2 April 2026 - 12:47
share

JAKARTA - Mengenal Covid-19 Cicada dan gejalanya yang sudah menyebar ke beberapa negara. Varian baru COVID-19 yang dijuluki “Cicada” tengah menjadi perhatian global. Varian ini memiliki kode ilmiah BA.3.2 dan saat ini dipantau oleh CDC serta WHO.

Varian BA.3.2 pertama kali diidentifikasi pada November 2024. Sejak itu, penyebarannya terus meluas dan kini telah ditemukan di 25 negara. Di Amerika Serikat sendiri, varian ini juga telah terdeteksi di puluhan negara bagian. Meski demikian, hingga kini BA.3.2 belum menjadi varian yang paling dominan.

Sejumlah ahli menyebut masih perlu waktu untuk melihat apakah varian ini akan menjadi varian utama yang menggantikan strain lain. Virus COVID-19 “Cicada” merupakan bagian dari varian Omicron yang dikenal memiliki tingkat mutasi tinggi. Varian ini dilaporkan memiliki puluhan mutasi, yang membuatnya berbeda dari varian sebelumnya dan menjadi perhatian para peneliti.

Gejala Covid Cicada

Berdasarkan laporan terkini, gejala varian Cicada tidak jauh berbeda dengan subvarian Omicron sebelumnya. Gejalanya cenderung menyerupai infeksi saluran pernapasan atas. Gejala yang paling umum meliputi:

  • Demam atau menggigil.
  • Batuk terus-menerus.
  • Sakit tenggorokan (beberapa laporan menyebutkan cukup berat).
  • Pilek atau hidung tersumbat.
  • Kelelahan ekstrem dan nyeri otot.
  • Sakit kepala.
  • Kehilangan indra penciuman/perasa.

Meskipun belum menjadi varian utama, kemunculan “Cicada” menunjukkan bahwa virus COVID-19 masih terus berkembang. Oleh karena itu, masyarakat tetap diimbau menjaga kewaspadaan, termasuk dengan menjaga kesehatan dan mengikuti anjuran medis yang berlaku.

Topik Menarik