Bos Aprilia Prediksi Pergerakan Marc Marquez dan Fabio Quartararo Bakal Guncang Bursa Transfer MotoGP 2027
NOALE - CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, memberikan pandangan menarik terkait bursa transfer pembalap yang mulai memanas menyongsong perubahan besar di MotoGP 2027. Rivola meyakini nama-nama besar seperti Marc Marquez akan menjadi pionir yang mengambil keputusan krusial dan mengejutkan dalam menentukan pelabuhan karier mereka selanjutnya.
Tahun 2027 diprediksi akan mengubah wajah MotoGP secara keseluruhan. Musim tersebut menandai awal perubahan regulasi keselamatan, keamanan, dan yang paling mencolok adalah penurunan kapasitas mesin menjadi 850cc.
Selain itu, pembatasan aerodinamika serta penggunaan bahan bakar berkelanjutan juga menjadi aspek utama. Dengan banyaknya perubahan teknis yang fundamental ini, para pembalap dituntut untuk sangat selektif dalam memilih tim yang memiliki pengembangan teknologi paling tepat.
Beberapa pembalap sudah menandatangani kontrak baru bersama timnya saat ini. Namun, sejumlah pembalap top belum memutuskan masa depannya, termasuk Marc Marquez (Ducati Lenovo) dan Fabio Quartararo (Yamaha Monster Energy) yang dikabarkan masih dalam posisi bimbang.
1. Efek Domino Pemain Terkuat di Bursa Transfer
Rivola mengakui bahwa pembicaraan mengenai perpindahan pembalap saat ini terasa sangat dini. Meski begitu, dinamika pasar yang kompetitif memaksa tim dan pembalap papan atas untuk bergerak lebih cepat demi mengamankan posisi terbaik sebelum regulasi baru diterapkan.
"Saya rasa kita semua terpaksa bergerak terlalu cepat. Saya setuju ini masih terlalu dini, tetapi ketika Anda tahu perubahan akan datang dan tidak ada yang benar-benar mengatur pasar semacam ini, maka pemain terkuatlah yang akan mengambil langkah," kata Rivola dilansir dari Motosan, Rabu (1/4/2026).
"Berbagai pembalap Marquez, Fabio Quartararo, dan pembalap top lainnya adalah yang pertama kali mengambil langkah, dan kemudian yang lainnya akan mengikuti," tambahnya.
2. Stabilitas Internal Aprilia
Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Thailand: Marc Marquez Posisi 8, Pedro Acosta Ungguli Marco Bezzecchi!
Di pihak Aprilia Racing, stabilitas mulai terlihat setelah Marco Bezzecchi setuju memperpanjang kontrak hingga 2027. Namun, situasi berbeda dialami rekan setimnya, Jorge Martin, yang merupakan juara dunia MotoGP 2024 namun hingga kini belum menentukan sikap terkait masa depannya.
"Mungkin kami adalah yang pertama mengumumkan perpanjangan kontrak Marco Bezzecchi karena tahun lalu sebuah cerita dimulai yang, dari sudut pandang tertentu, juga melampaui ekspektasi. Kami sangat ingin menyelesaikannya, dan kami berhasil," sambung Rivola.
Saat ini, Aprilia Racing memang sedang berada dalam tren positif yang luar biasa. Bezzecchi berhasil memenangkan tiga seri beruntun, sementara Martin membuntuti dengan raihan runner-up dalam dua seri balapan terakhir secara berturut-turut.
Bezzecchi kini kokoh memuncaki klasemen dengan koleksi 81 poin, hanya unggul tipis empat angka dari Martin. Posisi mereka ditempel ketat oleh pembalap muda Pedro Acosta (Red Bull KTM) yang menduduki peringkat ketiga dengan raihan 60 poin.
Sementara itu, duo andalan Ducati Lenovo, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, justru masih kesulitan menemukan performa terbaik mereka musim ini. Marquez saat ini tertahan di urutan kelima, sedangkan Bagnaia harus puas berada di posisi kesembilan klasemen sementara MotoGP 2026.










