Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Menhub Sebut Lampaui Prediksi Survei Awal

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Menhub Sebut Lampaui Prediksi Survei Awal

Ekonomi | okezone | Senin, 30 Maret 2026 - 15:13
share

JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa realisasi pergerakan masyarakat selama periode Lebaran 2026 mencapai 147,55 juta orang. Meski angka ini melampaui proyeksi survei awal pemerintah sebesar 143,92 juta orang, secara tahunan jumlah tersebut mencatatkan penurunan sebesar 4,57 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 yang mencapai 154,62 juta orang.

Menhub menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memahami anomali penurunan jumlah pemudik dibandingkan tahun lalu tersebut.

“Tentunya ada beberapa pertimbangan dari masyarakat untuk melakukan perjalanan, itu akan kami elaborasi lagi mengenai penurunan dibandingkan tahun kemarin,” ujar Dudy di Kantor Kemenhub, Senin (30/3/2026).

Berdasarkan Mobile Positioning Data (MPD) selama 17 hari masa angkutan Lebaran, terdapat kenaikan realisasi sebesar 2,53 persen dari angka yang semula diprediksi. Perbedaan kondisi sosial-ekonomi antara tahun lalu dan tahun ini diduga menjadi faktor utama yang memengaruhi keputusan masyarakat dalam mudik.

“Namun demikian bisa kami sampaikan bahwa sebagaimana yang sudah disampaikan di awal, walaupun survei menunjukkan jumlah 143,92 juta orang, namun ternyata dalam realisasi terjadi peningkatan. Jadi kondisi tahun kemarin dan tahun ini mungkin terdapat kondisi-kondisi di mana masyarakat menyikapi untuk melakukan perjalanan memiliki pertimbangan-pertimbangan,” jelas Dudy.

Pemerintah sendiri mengklaim telah mengantisipasi potensi lonjakan di atas angka survei melalui berbagai skenario mitigasi.

 

“Namun demikian kami sudah mengantisipasi bahwa walaupun survei menunjukkan 143,92 juta orang, dan ternyata benar bahwa terjadi peningkatan realisasinya menjadi 147 juta orang,” tambahnya.

Menariknya, meskipun total perjalanan masyarakat secara umum menurun, penggunaan angkutan umum justru mengalami lonjakan signifikan. Total penumpang angkutan umum tercatat sebanyak 23,54 juta orang, atau naik 10,87 persen dibandingkan tahun 2025.

Dudy menegaskan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk membedah data tersebut. “Nanti kami akan elaborasi lagi penyebabnya,” pungkasnya.

Topik Menarik