Bantah Telantarkan Anak, Denada Bongkar Bukti Transfer Biaya Kuliah Ressa Rossano
JAKARTA - Denada Tambunan akhirnya muncul kembali ke publik usai dugaan dan kasus penelantaran anak pertamanya, Ressa Rizky Rossano. Kepada Feni Rose, dia menegaskan, tak pernah berniat menelantarkan sang anak.
Denada memastikan, tetap bertanggung jawab pada kebutuhan dan pendidikan sang anak meski tak mengasuhnya secara langsung. Hal itu dibuktikannya dengan memperlihat sederet bukti transfer biaya kuliah sang anak.
Lebih jauh, penyanyi berdarah Batak itu mengungkapkan, selama ini komunikasi terkait kebutuhan finansial untuk Ressa berjalan dengan baik, termasuk kebutuhan almarhumah ibunya, Emilia Contessa.
“Uang untuk Mama, itu ibadah aku. Uang untuk Ressa, itu tanggung jawab aku. Jadi kalau pas Mama ada uang lebih, ditabung saja buat sendiri. Aku tetap ngirim meski jumlahnya enggak tentu,” ungkapnya dikutip dari channel YouTube Feni Rose Official, pada Selasa (17/3/2026).
Kasus Dugaan Perzinaan Inara Rusli dan Insanul Fahmi Naik Sidik, Mawa Lampirkan Bukti Baru
Denada menjelaskan, dia tidak pernah absen mengirimkan uang untuk kebutuhan dan pendidikan sang anak. Baginya, pendidikan sang putra adalah prioritas.
“Termasuk uang kuliah Denada, mama (Emilia Contessa) pasti ngabarin aku. Setiap kali ada tagihan apa dari Ressa, itu pasti diforward ke aku. Semua uang kuliah yang mama minta untuk Ressa, pasti aku kirim,” ungkapnya.
Tanggung jawab finansial untuk Ressa Rizky Rossano, menurut Denada, tetap dilakukannya meski dia harus berjuang membiayai pengobatan anak perempuannya, Aisyah, di Singapura. Salah satu momen yang paling berat terjadi pada Juli 2019.
“Saat itu, Tante Ratih menghubungi aku dan bilang Ressa butuh bantuan. Padahal saat itu, aku lagi enggak punya duit. Itu benar-benar tidak punya duit. Akhirnya, aku jual-jualin semua barang-barang,” katanya lagi.
Denada bahkan menolak tawaran Tante Ratih yang ingin uang bantuan itu dianggap pinjaman dan memotong jatah bulanan Ressa. “Aku enggak pernah potong. Enggaklah, itu kan buat anak aku sendiri,” ungkapnya.
Selain uang kuliah, Denada mengaku, turut memenuhi kebutuhan sehari-hari Ressa, mulai dari pakaian hingga peralatan pendukung belajar seperti laptop.
Denada dalam keterangannya menambahkan, “Aku tanya, ‘Emang dia enggak punya laptop? Kok kasihan melihat dia nulis sampai sebanyak itu?’. Terus aku bilang, ‘'Aku aja yang belikan. Tapi jangan yang mahal-mahal ya. Yang biasa saja ya’.”
Karena itu, Denada merasa sedih atas tudingan penelantaran anak yang belakang ramai diperbincangkan. Pasalnya, ia merasa tidak pernah lalai memenuhi tanggung jawabnya sebagai orang tua kepada anaknya.
“Aku memang enggak bisa hadir di semua momen hidupnya, tapi aku lakukan apa yang aku mampu. Cukup, enggak cukup itu memang kewajiban aku,” tuturnya menambahkan.*







