3 Indikasi Kuat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Sudah Tewas Dirudal Iran

3 Indikasi Kuat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Sudah Tewas Dirudal Iran

Terkini | okezone | Rabu, 18 Maret 2026 - 03:30
share

JAKARTA - Dalam sepekan terakhir, kabar mengenai tewasnya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berhembus kencang. Kabar itu pertama kali muncul di media sosial dan dilaporkan media Iran, menjadi pembicaraan banyak orang.

Media Iran melaporkan Netanyahu korban rudal balasan Teheran di Tel Aviv, dengan saksi mata menyebutkan ledakan keras di lokasi dan ambulans militer membawa korban tertutup kain.

Rezim Zionis membantah klaim Iran mengenai kematian Netanyahu, namun sejumlah indikasi yang muncul dalam beberapa hari terakhir semakin memperkuat keyakinan bahwa dalang genosida di Gaza itu sudah tak bernyawa.

Ketidakhadiran Publik yang Tak Wajar

Secara historis, Netanyahu dikenal sebagai pemimpin yang haus perhatian, rutin tampil di depan kamera bahkan di tengah badai konflik paling sengit. Namun, hampir sepekan terakhir dia sama sekali tidak tampil di publik, meski hanya sebatas foto atau memberikan keterangan pers.

Netanyahu terakhir kali terlihat di publik pada 9 Maret saat melakukan konferensi pers di Tel Aviv, memberikan pidato mengenai kekuatan Israel. Setelah itu, dia seakan menghilang total dari sorotan publik, tak ada pidato langsung, konferensi pers, atau kunjungan lapangan ke zona perang di Israel yang diporak-porandakan rudal Iran, maupun perbatasan Lebanon.

 

Rencana pertemuannya dengan dua utusan Amerika Serikat (AS), Steve Witkoff dan Jared Kushner, secara mendadak dibatalkan pada 12 Maret, bersamaan dengan menghilangnya Netanyahu.

Dia juga absen di rapat kabinet keamanan perang Israel pada 15 Maret 2026, yang merupakan pertama kalinya sepanjang masa jabatannya. Kantor Perdana Menteri hanya merilis pernyataan teks kering tanpa rekaman video atau foto baru, sementara pengamanan di kediaman resminya di Yerusalem ditingkatkan secara ekstrem.

Video AI yang Mencurigakan sebagai "Bukti Hidup"

Upaya pertama meredam rumor kematian Netanyahu muncul lewat video AI pertama pada 13 Maret 2026, pidato singkat di mana tangannya tampak punya enam jari, yang merupakan anomali deepfake yang langsung viral di X dan TikTok. Warganet segera menemukan kejanggalan lainnya mulai dari gerakan bibir tak sinkron, pencahayaan aneh, serta pola piksel AI generasi terbaru, yang menguatkan teori bahwa Netanyahu telah tewas dan Israel berusaha menutup-nutupinya.

Seakan mencoba memadamkan kecurigaan publik, Tel Aviv merilis video kedua pada 15 Maret 2026, yang menampilkan Netanyahu "ngopi" di sebuah kafe di Yerusalem. Dalam video tersebut "Netanyahu" bahkan mengangkat tangan untuk membantah tuduhan "enam jari" sambil klaim "saya hidup".

Tapi pakar forensik digital dan aplikasi pendeteksi memberikan analisis yang meyakini bahwa video kedua tersebut juga merupakan buatan AI. Sejumlah anomali atau artifak AI kembali terdeteksi pada video tersebut seperti kopi yang tak tumpah meski gelas penuh berguncang, tekstur wajah yang tak sesuai, kantong jaket yang menutup sendiri, hingga bayangan latar tak wajar.

Foto Lama di Akun X Resmi Perdana Menteri

Indikasi lainnya adalah unggahan dari akun X resmi Kantor Perdana Menteri Israel @IsraeliPM yang menampilkan foto-foto lama Netanyahu. Unggahan semacam ini mulai terlihat sejak 12 Maret 2026, sejak kemunculan terakhir Netanyahu di publik yang dikonfirmasi.

 

Terbaru, pada 17 Maret 2026, akun tersebut mengunggah foto Netanyahu duduk menelepon bersama dua pejabat Israel dengan caption: "Photo: Prime Minister Benjamin Netanyahu ordering the elimination of senior Iranian regime officials", menyusul klaim pembunuhan terhadap pejabat senior keamanan Iran Ali Larijani.

Namun, analisis mengungkap foto tersebut sudah pernah diunggah pada 4 Februari 2026, sebelum perang dengan Iran pecah.

Penggunaan foto-foto lama ini bertolak belakang kebiasaan Netanyahu rajin posting harian pamer "kemenangan" militer, dan seakan mencoba membuktikan bahwa Netanyahu masih hidup, yang biasanya adalah upaya untuk menutupi yang sebaliknya.

Indikasi-indikasi ini semakin menguatkan dugaan bahwa Netanyahu memang sudah tewas, meski sejauh ini belum ada konfirmasi yang pasti. Hari ke hari rezim Zionis terus mencoba meyakinkan publik bahwa Netanyahu masih bernapas, tetapi bukti-bukti yang coba disodorkan justru menimbulkan skeptisisme.

Topik Menarik