Profil dan Pendidikan Freya JKT48 yang Laporkan Dugaan Manipulasi Data Elektronik ke Polres Jaksel
JAKARTA – Anggota grup idola JKT48, Raden Roro Freyanashifa Jayawardana atau yang akrab disapa Freya, melaporkan dugaan manipulasi data elektronik ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Laporan tersebut dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Murodih. Ia menjelaskan bahwa laporan resmi telah diterima pihak kepolisian sejak 5 Februari 2026.
Menurut Murodih, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan manipulasi data melalui media elektronik sebagaimana diatur dalam Pasal 35 juncto Pasal 51 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Dalam laporan itu, objek perkara yang disorot adalah unggahan dari sejumlah akun media sosial yang diduga memanipulasi data elektronik milik Freya lalu menyebarkannya di internet.
Pihak kepolisian juga telah menerima kronologi awal kejadian dari pelapor. Dugaan manipulasi data tersebut disebut telah beredar sejak 2022 melalui sejumlah akun media sosial.
Murodih menambahkan, jumlah akun yang terlibat masih bisa bertambah seiring dengan perkembangan penyelidikan dan penyerahan bukti tambahan dari pihak korban.
Sejauh ini, penyidik juga disebut telah mengantongi alamat yang diduga menjadi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) dari aktivitas yang dilaporkan tersebut.
Profil Singkat Freya JKT48
Freya memiliki nama lengkap Raden Rara Freyanashifa Jayawardana. Ia lahir di Tangerang pada 13 Februari 2006 dan dikenal sebagai salah satu anggota populer di JKT48.
Freya merupakan anggota generasi ketujuh JKT48 yang bergabung sejak usia 12 tahun. Ia pertama kali diperkenalkan sebagai trainee Academy Class B pada 29 September 2018.
Kariernya di grup tersebut terus berkembang. Pada 2 Juni 2020, ia dipromosikan menjadi anggota Tim T. Setelah beberapa tahun aktif, Freya kemudian dipercaya menjabat sebagai kapten JKT48 pada 27 Desember 2025, menggantikan Shania Gracia.
Selain dikenal sebagai idol, Freya juga disebut memiliki latar belakang keluarga bangsawan. Ia disebut memiliki garis keturunan dari Sultan Hamengkubuwono II dari Kesultanan Yogyakarta.
Ketika berusia 17 tahun, Freya mendapatkan gelar bangsawan Raden Rara, yang biasanya diberikan kepada perempuan keturunan bangsawan di lingkungan keraton.
Popularitas Freya juga didukung oleh basis penggemar setianya yang dikenal dengan nama Freyanation. Ia kerap menjadi perbincangan di media sosial berkat kepribadian serta aktivitasnya sebagai idol.
Tak hanya berkarier di industri musik idol, Freya juga mulai menjajal dunia akting. Ia pernah tampil dalam film horor Kuasa Gelap (2024) serta serial Dia Angkasa.
Selain itu, Freya juga aktif sebagai duta merek berbagai produk dan kerap mewakili JKT48 dalam ajang internasional, salah satunya saat tampil di Tokyo Idol Festival 2023 di Jepang.
Kasus dugaan manipulasi data elektronik yang menimpa Freya kini menjadi perhatian publik karena menyoroti potensi penyalahgunaan teknologi digital terhadap figur publik. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami laporan tersebut untuk memastikan adanya unsur pidana dalam kasus yang dilaporkan.










