Doktif Soroti Richard Lee Pakai Wig dan HP di Tahanan
JAKARTA - Polemik penahanan Dokter Richard Lee masih terus disorot. Terkini, Samira Farahnaz atau dikenal dengan nama Doktif mengaku kecewa karena tersangka diduga masih mendapat fasilitas yang seharusnya tidak diperbolehkan di dalam tahanan.
Dalam keterangannya, Doktif membahas soal Dokter Richard Lee yang masih menggunakan wig dalam tahanan. Ia menyebut penggunaan wig oleh tahanan tidak diperbolehkan karena berpotensi digunakan untuk menyembunyikan benda berbahaya.
“Seorang tahanan itu wajib tidak boleh menggunakan wig. Kemarin tersangka DRL masih menggunakan wig pada saat ditahan,” ujar Doktif.
Menurutnya, penggunaan wig dapat berisiko karena bisa dimanfaatkan untuk menyimpan benda berbahaya seperti silet atau alat lain yang berpotensi melukai diri sendiri maupun orang lain di dalam tahanan. Karena itu, Doktif meminta kepada Kepala Rumah Tahanan Polda Metro Jaya agar memastikan aturan tersebut benar-benar ditegakkan.
Ammar Zoni Menangis di Pelukan Ibu Angkat Usai Dengar Keterangan Saksi Polisi: Aku Difitnah
Tak hanya itu, ia juga mengaku mendapat informasi bahwa Richard Lee masih dapat menggunakan ponsel di dalam rumah tahanan. Doktif berharap tidak ada perlakuan khusus terhadap tersangka di dalam tahanan.
“Doktif juga mendengar kabar dari dalam Rutan Polda Metro Jaya bahwa beliau masih menggunakan handphone secara bebas. Doktif mohon jangan berikan fasilitas spesial kepada tersangka DRL,” tegasnya.
Doktif mengatakan dirinya mendapat kabar bahwa Richard berusaha menghubungi berbagai pihak melalui ponsel dari dalam tahanan. Ia kemudian mengingatkan Richard Lee agar mematuhi aturan yang berlaku di dalam tahanan, termasuk larangan penggunaan handphone.


