Daftar 15 Rest Area Fungsional Selama Mudik Lebaran 2026
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menyiapkan 15 tempat istirahat dan pelayanan (TIP) atau rest area fungsional yang masih dalam tahap konstruksi selama angkutan Lebaran 2026.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pengoperasian TIP atau rest area fungsional ini diharapkan mampu menjadi opsi tambahan untuk tempat beristirahat para pemudik. Terutama ketika rest area eksisting tengah padat dikunjungi saat periode lebaran.
"Sejumlah TIP telah siap digunakan dengan fasilitas dasar seperti area parkir, SPBU modular, tempat ibadah, toilet, serta tenant UMKM," ujarnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Rest Area Fungsional
Adapun rest area yang difungsionalkan antara lain: TIP Sigli–Banda Aceh pada KM 37+000 A/B dan TIP Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat pada KM 99+800 A/B yang telah siap 100. TIP Palembang–Betung di KM 71+000 A/B dengan progres sekitar ±95 juga disiapkan dengan fasilitas serupa.
Selain itu tersedia TIP sementara di ruas Cipali KM 77B yang memanfaatkan eks Gerbang Tol Cikopo dengan fasilitas minimal berupa parkir, tempat ibadah, toilet, dan tenant UMKM terbatas. TIP Cileunyi–Sumedang–Dawuan KM 203+000 A/B dengan progres ±34 turut disiapkan.
Sementara di Jawa Tengah, TIP Semarang–Solo KM 439+000 A dan KM 444+000 B telah siap 100 persen dengan fasilitas yang lebih lengkap termasuk bengkel, pos kesehatan, ruang laktasi, serta ATM center.
Lengkap dengan SPKLU
Selanjutnya, TIP Solo–Yogyakarta–NYIA KM 19+000 A disiapkan dengan fasilitas sementara, serta TIP Pasuruan–Probolinggo KM 844 A/B dengan progres 30,96 yang dilengkapi SPBU, SPKLU, serta fasilitas pendukung lainnya. Adapun TIP Probolinggo–Banyuwangi KM 888 A juga difungsikan dengan fasilitas dasar berupa area parkir, tempat ibadah, dan toilet.
Pengoperasian ruas tol dan TIP fungsional ini akan dilakukan secara situasional pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan serta hasil koordinasi lintas sektor. Seluruh fasilitas tersebut dihadirkan untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat sekaligus mengurai potensi kepadatan di ruas-ruas utama.









