THR ASN dan Pensiunan 2026 Sudah Cair Rp22,8 Triliun
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyalurkan dana THR kepada lebih dari 2 juta pegawai pusat dan daerah, serta 3,6 juta pensiunan di seluruh Indonesia hingga Selasa, 10 Maret 2026.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, memerinci, untuk aparatur negara di tingkat pusat saja, dana sebesar Rp11,16 triliun telah cair dan diterima oleh 2.076.377 personel.
"Aparatur Negara pada Pemerintah Pusat, jumlah realisasi THR yang telah dibayarkan pada tanggal 10 Maret 2026 (SP2D per tanggal 10 Maret 2026) adalah sebesar Rp11.160,57 miliar untuk 2.076.377 pegawai/personel," kata Deni dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (11/3/2026).
Berdasarkan data realisasi per 10 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, rincian pembayaran THR untuk pusat adalah:
ASN/PNS: Rp6,12 triliun (825.928 pegawai)
PPPK: Rp752,82 miliar (295.054 pegawai)
Anggota Polri: Rp1,84 triliun (461.119 personel)
Prajurit TNI: Rp2,23 triliun (452.874 personel)
PPNPN: Rp153,42 miliar (39.486 pegawai)
Selain itu, penyaluran untuk para pensiunan menunjukkan progres yang sangat cepat, yakni mencapai 94,63 persen atau senilai Rp11,54 triliun. PT Taspen telah menyalurkan Rp10,1 triliun, sementara PT Asabri mendistribusikan Rp1,44 triliun kepada para purnawirawan.
Untuk tingkat daerah, realisasi per 9 Maret 2026 tercatat baru mencapai Rp127,6 miliar untuk 16.848 pegawai. Rendahnya persentase ini (0,54 persen dari total pemda) disebabkan karena proses pengajuan dari masing-masing instansi masih terus berjalan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menegaskan bahwa kesiapan dana pemerintah sudah matang dan siap dikucurkan sepenuhnya.
Total anggaran yang disiapkan pemerintah untuk THR 2026 mencapai Rp55 triliun, naik sekitar 10 persen dibanding tahun lalu yang sebesar Rp49 triliun.
Penyaluran dilakukan secara bertahap sejak akhir Februari dan ditargetkan tuntas selambat-lambatnya tujuh hari sebelum Idulfitri 1447 H.
Kenaikan alokasi ini diharapkan menjadi stimulan bagi pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan daya beli masyarakat menjelang Lebaran.









