Puluhan Napi Nasrani di Lapas Kelas IIA Cibinong Ikuti Program Kerohanian

Puluhan Napi Nasrani di Lapas Kelas IIA Cibinong Ikuti Program Kerohanian

Terkini | okezone | Selasa, 10 Maret 2026 - 22:25
share

JAKARTA – Puluhan warga binaan atau narapidana Nasrani di Lapas Kelas IIA Cibinong, mengikuti program pembinaan kerohanian bertajuk Gerakan Membaca Alkitab (GEMA).

Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari pembinaan rohani yang bertujuan menumbuhkan kedisiplinan sekaligus memperkuat keimanan warga binaan.

“Melalui kegiatan Gerakan Membaca Alkitab ini, kami ingin mendorong warga binaan untuk membiasakan diri membaca dan memahami firman Tuhan setiap hari,” kata Wisnu, Selasa (10/3/2026).

Ia berharap, melalui pembacaan firman Tuhan secara rutin, para warga binaan dapat memperoleh penguatan batin serta memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.

“Harapannya, dari firman Tuhan tersebut mereka dapat menemukan penguatan, memperbaiki diri, serta membangun karakter yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan,” ujarnya.

Program kerohanian tersebut digelar di Gereja Oikumene Terang Dunia yang berada di lingkungan Lapas Cibinong. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya lembaga pemasyarakatan dalam membangun karakter serta memperkuat iman warga binaan melalui pembacaan firman Tuhan secara rutin.

 

Kegiatan diikuti seluruh warga binaan Nasrani dan dilaksanakan setiap pagi sebelum memulai kegiatan pembinaan lainnya. Rangkaian kegiatan dimulai dengan membaca Alkitab bersama, dilanjutkan dengan renungan firman Tuhan, hingga ditutup dengan doa bersama.

Selain memperdalam keimanan, kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan suasana kebersamaan dan saling mendukung antar warga binaan. Diskusi serta refleksi yang dilakukan bersama menjadi ruang bagi mereka untuk saling menguatkan sekaligus berbagi pengalaman perubahan hidup.

Salah satu warga binaan berinisial R mengaku program GEMA memberikan dampak positif selama menjalani masa pembinaan di lapas.

“Saya merasa lebih tenang dan memiliki harapan baru setelah rutin membaca Alkitab bersama. Firman Tuhan mengingatkan saya untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” ungkapnya.

Topik Menarik