Jangan Panic Buying! RI Stop Impor Minyak dari Timur Tengah, Beralih ke AS hingga Brasil
JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah tidak lagi mengimpor minyak mentah dari negara-negara Timur Tengah. Pemerintah telah mengalihkan sumber impor minyak mentah dari Amerika Serikat, Nigeria, hingga Brasil guna memastikan pasokan energi nasional tetap aman di tengah konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah.
“Kami bersama Pertamina sudah beralih dari Timur Tengah. Sekarang kami mengambil pasokan dari Amerika Serikat, kemudian dari Nigeria, dan dari Brasil. Jadi tidak perlu ada panic buying,” ujar Bahlil, Sabtu (7/3/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa kebutuhan solar dalam negeri saat ini telah dipenuhi dari produksi domestik. Karena itu, Bahlil memastikan pasokan energi nasional tetap aman meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah bergejolak.
“Insyaallah sekalipun terjadi peperangan di Timur Tengah, kondisi kita aman. Sekali lagi saya katakan aman. Jadi tidak perlu mendengar provokasi atau misinformasi yang keliru. Insyaallah aman,” kata Bahlil.
Bahlil menegaskan pemerintah akan terus hadir untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pasokan.
“Pemerintah akan hadir bersama rakyat, jadi tidak perlu ada kekhawatiran,” pungkasnya.










